Ikuti Paket C di Rutan Barabai, Warga Binaan Berharap Pulang Membawa Ijazah

Ikuti Paket C di Rutan Barabai, Warga Binaan Berharap Pulang Membawa Ijazah

Barabai, INFO_PAS – Menjalani masa pidana tidak menyurutkan semangat Hrs, Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Barabai, untuk melanjutkan pendidikan. Pria berusia 27 tahun tersebut kini ikuti program kesetaraan Paket C dengan harapan dapat menyelesaikan pendidikan dan membawa ijazah saat kembali ke masyarakat.

Keputusan Hrs untuk kembali belajar berawal dari keinginannya memperbaiki masa lalu. Ia mengaku sempat putus sekolah menjelang Ujian Nasional akibat salah pergaulan yang membuatnya kehilangan motivasi untuk menyelesaikan pendidikan.

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga yang mendorongnya memanfaatkan kesempatan belajar selama menjalani masa pidana. Baginya, ijazah bukan sekadar bukti kelulusan, melainkan modal untuk membuka peluang kerja dan membangun kehidupan yang lebih baik.

Program pendidikan kesetaraan di Rutan Barabai terselenggara melalui kerja sama dengan Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Layanan ini mencakup jenjang Paket A, Paket B, dan Paket C yang disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan masing-masing peserta.

Pada tahap awal, sebanyak 20 Warga Binaan terdaftar sebagai peserta, terdiri atas 5 orang pada Paket A, 8 orang pada Paket B, dan 7 orang pada Paket C. Pembelajaran berlangsung dua kali seminggu dengan pendampingan dari 9 tutor.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan kepribadian guna tingkatkan pengetahuan serta beri kesempatan kepada Warga Binaan untuk kembangkan potensi diri. Melalui pendidikan, Rutan Barabai berupaya mempersiapkan mereka agar memiliki bekal untuk menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.

Bagi Hrs, kesempatan ini menjadi langkah nyata untuk mewujudkan cita-cita yang sempat tertunda. Ia berharap kelulusan Paket C dapat jadi awal perjalanan baru sekaligus membuka peluang memperoleh pekerjaan yang lebih layak setelah bebas.

“Dulu saya tidak menyelesaikan sekolah. Sekarang saya ingin memperbaikinya dengan mengikuti Paket C. Harapan saya, ketika bebas nanti saya bisa membawa ijazah, mendapatkan pekerjaan, dan memiliki sesuatu yang bisa saya banggakan. Semoga pendidikan ini menjadi jalan bagi saya untuk memulai hidup yang lebih baik,” tutur Hrs.

Maulidina, perwakilan SPNF SKB Kabupaten Hulu Sungai Tengah, menyampaikan bahwa program pendidikan kesetaraan jadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk melanjutkan pendidikan yang sempat terhenti. Pihaknya berkomitmen memberikan pendampingan agar peserta dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan memperoleh manfaat dari ilmu yang diberikan.

“Melalui program pendidikan kesetaraan ini, kami berharap Warga Binaan dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan memiliki semangat untuk menyelesaikan pendidikan. Kami berupaya memberikan pendampingan secara optimal agar mereka memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan, sekaligus menjadikan ilmu yang didapat sebagai bekal untuk menjalani kehidupan setelah kembali ke masyarakat,” ujar Maulidina.

Kisah Hrs menunjukkan bahwa keterbatasan tidak harus menghalangi seseorang untuk berkembang. Melalui pendidikan, Rutan Barabai membuka kesempatan bagi Warga Binaan untuk menata kembali masa depan, membangun kepercayaan diri, dan mempersiapkan diri agar dapat kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Barabai

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0