Kajian Islam Senin Pagi, Warga Binaan Lapas Banjarmasin Dalami Makna Rida Allah
Banjarmasin, INFO_PAS – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin ikuti kajian Islam pada Senin pagi yang membahas pentingnya memperoleh rida Allah dalam kehidupan, Senin (28/9).
Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan kegiatan keagamaan menjadi bagian dari pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan.
“Melalui kajian keagamaan, kami berharap Warga Binaan semakin memahami pentingnya memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan. Nilai-nilai yang disampaikan dalam kajian dapat menjadi bekal bagi mereka untuk menjalani masa pembinaan dengan lebih baik,” ujarnya.
Kajian yang berlangsung di Masjid Baabut Taqwa tersebut hadirkan Ustaz Mursalim sebagai narasumber. Ia menyampaikan sejumlah hal yang perlu dilakukan umat Islam untuk memperoleh rida Allah, mulai dari memperkuat ibadah hingga berbuat baik kepada orang tua.
“Untuk memperoleh rida Allah, kita harus beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukan-Nya, berpegang teguh kepada agama Islam, serta saling memberikan nasihat kepada sesama. Yang paling penting adalah berbuat baik atau berbakti kepada kedua orang tua, karena rida orang tua adalah rida Allah,” ujar Ustaz Mursalim.
Ia juga mengajak Warga Binaan menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama merupakan bagian dari upaya membangun kehidupan yang lebih baik.
Sementara itu, Riza (nama samaran), Warga Binaan yang mengikuti kajian, mengaku mendapatkan pengingat tentang cara menjalani kehidupan dengan lebih baik.
“Materi hari ini mengingatkan saya bahwa mendapatkan rida Allah bukan hanya melalui ibadah, tetapi juga dengan berbuat baik kepada orang lain, terutama kepada orang tua. Saya ingin terus memperbaiki diri dan mengamalkan apa yang disampaikan dalam kajian,” ungkapnya.
Kajian Islam Senin pagi berlangsung tertib dan diikuti Warga Binaan dengan penuh perhatian. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


