Kakanwil Ditjenpas Papua Barat Kunjungi Rutan Bintuni, Pastikan Pelayanan Pemasyarakatan Sesuai Standar
Teluk Bintuni, INFO_PAS – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Papua Barat, I Putu Murdiana, laksanakan kunjungan kerja perdana ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bintuni, Senin (29/6). Kunjungan ini menjadi langkah awal memastikan seluruh layanan Pemasyarakatan berjalan sesuai standar, mulai dari aspek keamanan, pelayanan publik, hingga pembinaan Warga Binaan, khususnya di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatanwilayah Papua Barat.
Didampingi jajajaran struktural di lingkungan Kanwil Ditjenpas Papua Barat, Putu disambut langsung jajaran Rutan Bintuni. Momentum ini menjadi komitmen Kanwil Ditjenpas Papua Barat untuk menghadirkan tata kelola Pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan diawali dengan peninjauan steril area sebagai titik awal sistem pengamanan Rutan. Area ini menjadi perhatian khusus karena merupakan garda terdepan dalam mencegah masuknya barang-barang terlarang serta mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib). Menurut Kakanwil, penguatan pengamanan harus dimulai dari kepatuhan terhadap prosedur dan konsistensi petugas dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur.
Monitoring dilanjutkan ke ruang layanan kunjungan untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang aman, nyaman, tertib, dan transparan saat bertemu dengan anggota keluarga yang sedang menjalani pembinaan. Kunjungan keluarga dinilai memiliki peran penting dalam menjaga ikatan sosial Warga Binaan sekaligus mendukung keberhasilan proses reintegrasi sosial setelah bebas nantinya.
Peninjauan juga dilakukan terhadap lapangan olahraga sebagai sarana pembinaan jasmani Warga Binaan. Fasilitas tersebut dipastikan dimanfaatkan secara optimal untuk menjaga kesehatan fisik sekaligus menjadi pembentukan karakter yang disiplin dan produktif selama menjalani masa pidana.
Pada sektor penyelenggaraan makanan, Kakanwil melakukan inspeksi langsung ke dapur sehat Rutan Bintuni. Kebersihan lingkungan dapur, proses pengolahan makanan, kelayakan peralatan, hingga kualitas menu menjadi fokus pemeriksaan. Pemenuhan hak atas makanan yang layak merupakan bagian penting dari pelayanan dasar yang wajib dipenuhi setiap UPT Pemasyarakatan sesuai standar yang berlaku.
Kunjungan dilanjutkan ke tempat ibadah sebagai sarana pembinaan kepribadian. Di lokasi tersebut, Kakanwil memastikan Warga Binaan memperoleh kesempatan menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinannya. Pembinaan spiritual dipandang sebagai fondasi penting dalam membentuk kesadaran, tanggung jawab, dan perubahan perilaku positif Warga Binaan.
Selanjutnya, Kakanwil meninjau langsung kamar hunian Warga Binaan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap bersih, sehat, aman, dan layak huni. Penataan hunian yang baik merupakan upaya menciptakan situasi kondusif sekaligus mendukung stabilitas keamanan di dalam Rutan.
Putu juga berdialog langsung dengan Warga Binaan. Ia mendengarkan berbagai aspirasi sekaligus memberikan motivasi agar mereka mengikuti seluruh program pembinaan secara sungguh-sungguh, menjaga ketertiban, dan menjadikan masa pidana sebagai momentum memperbaiki diri sebelum kembali ke tengah masyarakat.
"Kunjungan ini bukan sekadar monitoring, tetapi memastikan seluruh pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan berjalan sesuai standar. Keamanan yang kuat harus diimbangi dengan pelayanan yang humanis dan pembinaan berkualitas. Ketika hak-hak dasar Warga Binaan terpenuhi dan proses pembinaan berjalan optimal, maka tujuan Pemasyarakatan untuk membentuk individu yang siap kembali ke masyarakat dapat tercapai. Di sinilah peran Kanwil sebagai pembina, pengawas, dan pengendali terus kami optimalkan," tegas Putu.
Sementara itu, Kepala Rutan (Karutan) Bintuni, Hamka Abdullah, menyampaikan kunjungan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengamanan. "Penguatan yang diberikan Bapak Kakanwil menjadi energi positif bagi seluruh petugas. Arahan beliau mempertegas pentingnya menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memastikan seluruh program pembinaan berjalan secara profesional dan berorientasi pada perubahan perilaku Warga Binaan. Kami siap menindaklanjuti setiap arahan demi mewujudkan Pemasyarakatan yang makin baik," janjinya.
Sehari berselang, Selasa (30/6), Kakanwil pimpin serah terima jabatan Karutan Bintuni dari Hamka Abdullah yang memasuki masa purnabakti kepada Kamaruddin selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Karutan. Momentum pergantian kepemimpinan ini menjadi proses regenerasi organisasi yang bertujuan memastikan roda pelayanan Pemasyarakatan tetap berjalan secara profesional, akuntabel, dan berkesinambungan.
Putu menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Hamka Abdullah selama memimpin Rutan Bintuni. Menurutnya, pengabdian seorang aparatur negara akan selalu menjadi bagian dari fondasi pembangunan organisasi.
"Purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari warisan keteladanan. Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Hamka Abdullah atas dedikasi, loyalitas, dan integritas selama mengemban amanah sebagai Karutan Bintuni. Nilai-nilai pengabdian tersebut hendaknya menjadi inspirasi bagi seluruh insan Pemasyarakatan," ujar Kakanwil.
Kepada Plt. Karutan Bintuni, Putu menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan program kerja, memperkuat koordinasi internal, dan memastikan seluruh pelayanan kepada masyarakat tidak mengalami hambatan akibat pergantian kepemimpinan. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran harus tetap menjaga kamtib, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pembinaan Warga Binaan, serta menjalankan setiap tugas berdasarkan prinsip profesionalisme, integritas, dan akuntabilitas sesuai arah kebijakan Ditjenpas.
"Pergantian pimpinan tidak boleh menghentikan pelayanan kepada masyarakat. Justru ini menjadi momentum memperkuat organisasi agar makin adaptif, responsif, dan menghadirkan pelayanan publik yang makin baik. Masyarakat harus merasakan bahwa Pemasyarakatan terus bergerak memberikan pelayanan profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik," tegas Kakanwil.
Pada kesempatan yang sama, Kamaruddin menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan seluruh program yang telah berjalan serta memperkuat sinergi bersama seluruh petugas dan mitra kerja. "Kami akan melanjutkan estafet kepemimpinan dengan menjaga stabilitas organisasi, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kualitas pembinaan Warga Binaan, dan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholder di Kabupaten Teluk Bintuni. Kepercayaan yang diberikan ini merupakan amanah yang akan kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab," ungkapnya.
Sertijab ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Teluk Bintuni, di antaranya perwakilan Komando Distrik Militer1806/Teluk Bintuni, Brigif 26/Gurana Piarawaimo, Polres Teluk Bintuni, Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Teluk Bintuni, dan tokoh masyarakat. Sinergi antara Pemasyarakatan, Aparat Penegak Hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem pembinaan yang aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi proses reintegrasi sosial Warga Binaan.
Selanjutnya, Kakanwil berikan pengarahan dan penguatan kepada seluruh jajaran Rutan Bintuni sebagai langkah strategis untuk memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan tetap berjalan optimal. Momentum ini dimanfaatkan sebagai sarana penyamaan persepsi terhadap arah kebijakan Ditjenpas sekaligus memperkuat budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Putu menegaskan dinamika organisasi yang terus berkembang harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, integritas, dan kemampuan adaptasi seluruh petugas Pemasyarakatan. Keberhasilan Pemasyarakatan tidak hanya diukur dari terjaganya kamtib, tetapi juga dari kualitas pelayanan kepada masyarakat dan keberhasilan pembinaan Warga Binaan agar siap kembali menjadi bagian dari masyarakat.
"Kami hadir bukan semata-mata sebagai unsur administrasi, tetapi memastikan seluruh UPT melaksanakan tugas sesuai standar, kebijakan, dan tujuan organisasi. Kami ingin membangun komunikasi terbuka, koordinasi kuat, dan memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan sehingga pelayanan kepada masyarakat terus meningkat," terang Putu.
Kakanwil juga mengingatkan seluruh petugas agar senantiasa menjaga profesionalisme, disiplin, loyalitas, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Seluruh jajaran harus mampu menjadi representasi institusi yang terpercaya dan menghindari setiap tindakan yang dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap Pemasyarakatan.
“Mari kita bangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil, pelayanan prima, dan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib. Seluruh petugas harus terus meningkatkan koordinasi internal, memperkuat sinergi antarseksi, serta melaksanakan setiap program prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan secara konsisten,” pinta Putu.
Plt. Karutan Bintuni menyampaikan arahan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk semakin meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. "Kami berkomitmen menindaklanjuti seluruh arahan Kakanwil melalui peningkatan disiplin kerja, penguatan pengamanan, optimalisasi pelayanan publik, serta pelaksanaan pembinaan Warga Binaan yang makin berkualitas. Sinergi dengan Kanwil akan terus kami bangun agar seluruh program prioritas dapat berjalan secara optimal," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Papua Barat menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan, monitoring, evaluasi, dan pengawasan terhadap seluruh UPT Pemasyarakatan. Masyarakat juga diharapkan turut berperan dalam mendukung penyelenggaraan Pemasyarakatan dengan memberikan kepercayaan, masukan, dan pengawasan yang konstruktif. Pemasyarakatan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi upaya bersama dalam menciptakan keamanan, membangun sumber daya manusia yang lebih baik, serta mewujudkan sistem peradilan pidana yang makin humanis dan berdampak bagi pembangunan bangsa. (IR)
Kontributor: Kanwil Ditjenpas Pabar
What's Your Reaction?


