Kanwil Ditjenpas Papua Barat Gelar Razia dan Tes Urine di Lapas Perempuan Manokwari
Manokwari, INFO_PAS – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Papua Barat bersama tim gabungan gelar penggeledahan dan tes urine di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Manokwari, Jumat (18/9) sore. Kegiatan ini libatkan BNNP Papua Barat, Polres Manokwari, dan Kodim Kasuari sebagai langkah deteksi dini untuk jaga keamanan dan ketertiban serta \cegah peredaran gelap narkoba.
Kegiatan diawali dengan apel persiapan gabungan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Manokwari untuk pastikan seluruh prosedur penggeledahan berjalan secara terukur, tertib, dan humanis.
Penggeledahan difokuskan pada pemeriksaan badan serta penyisiran kamar hunian Warga Binaan Perempuan. Dari penyisiran tersebut, petugas menyita sejumlah barang terlarang yang berpotensi memicu gangguan keamanan, seperti cermin kaca, jepit rambut besi, sendok besi, hingga alat cukur untuk selanjutnya diinventarisasi dan dimusnahkan.
Selain penertiban kamar, tim gabungan juga melaksanakan tes urine secara acak terhadap 45 orang sampel yang terdiri dari 30 Warga Binaan/Tahanan dan 15 Pegawai. Hasil pemeriksaan seluruh sampel menunjukkan 100 persen negatif dari penyalahgunaan zat narkotika.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Papua Barat, I Putu Murdiana, mengapresiasi soliditas jajaran Pemasyarakatan dan Aparat Penegak Hukum (APH) di Manokwari.
"Hasil tes urine 100 persen negatif baik pada pegawai maupun Warga Binaan di Lapas Perempuan Manokwari menjadi bukti nyata komitmen kami dalam menjaga lingkungan Pemasyarakatan tetap bersih dari narkoba. Penyitaan barang-barang berpotensi bahaya ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini demi menjaga situasi pembinaan tetap kondusif dan aman," tegas I Putu Murdiana.
Mewakili personel Polwan Polres Manokwari, Maissy Ramandei, yang terjun langsung dalam razia gabungan tersebut, tegaskan komitmen Polri dalam mendukung keamanan lingkungan Pemasyarakatan perempuan melalui pendekatan pengayoman yang persuasif.
"Sebagai Polwan, keterlibatan kami dalam razia gabungan di Lapas Perempuan Manokwari ini fokus pada pelaksanaan penggeledahan yang teliti namun tetap mengedepankan etika, kesopanan, dan perlindungan hak-hak Warga Binaan perempuan. Kami sangat mengapresiasi kooperatifnya para Warga Binaan selama proses penyisiran berlangsung. Hasil tes urine yang 100 persen negatif ini membuktikan bahwa lingkungan Lapas Perempuan Manokwari terjaga dengan baik dan kondusif," ungkap Maissy Ramandei. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Perempuan Manokwari
What's Your Reaction?


