Karutan Masohi Paparkan Program Ketahanan Pangan kepada RRI Ambon
Masohi, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masohi dukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan. Hal tersebut disampaikan Kepala Rutan (Karutan) Masohi, Idris Kilkoda, dalam wawancara khusus bersama RRI Ambon yang berlangsung secara virtual melalui sambungan telepon WhatsApp, Rabu (23/9).
Dalam wawancara dengan topik “Dari Lahan Rutan untuk Ketahanan Pangan” tersebut, Karutan paparkan progres dan capaian dalam pemanfaatan lahan di lingkungan Rutan untuk mendukung pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Karutan menjelaskan bahwa dukungan terhadap ketahanan pangan dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan pertanian produktif sekaligus mengintegrasikannya dengan pembinaan kemandirian Warga Binaan. Evaluasi program dilaksanakan secara berkala setiap enam bulan untuk mengendalikan dan meningkatkan kualitas pelaksanaannya.
Pihaknya juga menetapkan target agar seluruh rencana ketahanan pangan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. “Pada bulan Desember semua rencana ketahanan pangan direncanakan untuk tahun berikutnya agar tidak gagal,” tegas Idris.
Warga Binaan dilibatkan mulai dari pengolahan lahan, penyemaian benih, penanaman, pemeliharaan tanaman, pemupukan, hingga panen. Kegiatan tersebut dilakukan di bawah pengawasan petugas sehingga selain memberikan aktivitas positif, juga menjadi bagian dari proses penilaian dalam pemenuhan persyaratan hak-hak Warga Binaan.
Program tersebut juga diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi. “Targetnya, hasil pertanian yang didapatkan harus memenuhi kebutuhan pasar dan mencukupi kebutuhan,” imbuhnya.
Dalam wawancara tersebut, Idris juga menyampaikan bahwa hasil pertanian Warga Binaan dipasarkan secara luas dengan memanfaatkan teknologi digital. “Pemasaran dilakukan oleh pegawai dan bantuan Ibu-ibu Pipas melalui akun media sosial,” jelasnya.
Di akhir sesi, pihak RRI Ambon melalui Abdullah Leurima mengapresiasi paparan yang disampaikan. Menurut Abdullah, program tersebut merupakan langkah inovatif dalam mendorong Rutan menjadi lembaga yang produktif dan berdaya saing.
“Program ini memberikan kontribusi positif bagi pembinaan kemandirian Warga Binaan, sekaligus menunjukkan bahwa Rutan dapat mengembangkan berbagai kegiatan produktif,” ujarnya. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Masohi
What's Your Reaction?


