Karya Warga Binaan Bernilai Ekonomi, Lapas Narkotika Muara Sabak Kembali Ekspor Arang

Karya Warga Binaan Bernilai Ekonomi, Lapas Narkotika Muara Sabak Kembali Ekspor Arang

Muara Sabak, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Muara Sabak kembali tunjukkan hasil positif dari program pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui produksi arang batok kelapa. Sebanyak 200 karung arang dengan total berat mencapai tujuh ton kembali diekspor sebagai pengembangan produk hasil pembinaan Warga Binaan, Jumat (25/9).

Produksi arang ini menjadi salah satu pembinaan kemandirian yang diberikan kepada Warga Binaan agar memiliki keterampilan dan pengalaman kerja yang menjadi bekal setelah menyelesaikan masa pidana. Sebelumnya, proses produksi dilakukan dengan memanfaatkan bahan baku batok kelapa yang kemudian diolah melalui beberapa tahapan hingga menjadi arang siap dipasarkan. Hasil produksi selanjutnya dikemas dan dipersiapkan untuk memenuhi permintaan pasar hingga dikirim untuk kebutuhan ekspor.

Kepala Lapas Narkotika Muara Sabak, M. Askari Utomo, menyampaikan keberhasilan ekspor kembali produk arang ini merupakan bukti program pembinaan kemandirian di Lapas terus dikembangkan berkelanjutan. Pihak Lapas akan terus melakukan pengembangan terhadap berbagai potensi dan keterampilan Warga Binaan, termasuk pengolahan arang, sehingga pembinaan tidak hanya memberikan keterampilan tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, dan produktivitas.

“Kami terus mendorong Warga Binaan untuk mengikuti program pembinaan kemandirian dengan serius. Ekspor kali ini menjadi bukti hasil karya Warga Binaan memiliki nilai ekonomi dan memenuhi kebutuhan pasar. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan menjadi bekal positif bagi mereka ketika kembali ke masyarakat,” harap Askari.

Sementara itu, salah seorang Warga Binaan berinisial AJ mengungkapkan rasa senangnya dapat terlibat langsung dalam proses produksi arang. “Dari kegiatan ini kami mendapatkan pengalaman dan keterampilan baru. Kami juga bangga karena hasil yang kami kerjakan dapat dipasarkan, bahkan sampai ke luar negeri. Semoga kegiatan seperti ini terus berjalan dan kami makin terampil,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, Lapas Narkotika Muara Sabak terus berupaya menciptakan program pembinaan produktif dan berkelanjutan. Produksi dan ekspor arang diharapkan menjadi salah satu sarana bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan, meningkatkan produktivitas, serta mempersiapkan diri untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: LPN Muara Sabak

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0