Karya Warga Binaan Rutan Marabahan Tampil di MTQN XXXVII Kalimantan Selatan
Marabahan, INFO_PAS – Hasil karya Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan turut dipamerkan dan dipasarkan pada Stand Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dalam gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026, Rabu (24/6). Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari dukungan Rutan Marabahan terhadap penyelenggaraan MTQN sekaligus sarana memperkenalkan hasil program pembinaan kemandirian kepada masyarakat.
Beragam produk unggulan hasil karya Warga Binaan ditampilkan, mulai dari kaligrafi Arab bernuansa Islami berbahan bambu dan triplek, miniatur rumah adat Banjar, hingga miniatur kapal tug boat yang merepresentasikan karakteristik wilayah perairan di Barito Kuala.
Produk-produk tersebut menarik perhatian pengunjung yang mengapresiasi kerapian pengerjaan, detail ukiran, dan kreativitas yang dituangkan dalam setiap karya. Kehadiran hasil karya Warga Binaan di ajang MTQN juga jadi gambaran nyata bahwa program pembinaan di Rutan mampu mendorong lahirnya keterampilan yang produktif dan bernilai ekonomi.
Kepala Rutan Marabahan, I Wayan Tapa Diambara, mengatakan keikutsertaan dalam kegiatan tersebut jadi kesempatan untuk memperluas jangkauan promosi produk hasil pembinaan Warga Binaan.
“MTQ merupakan kegiatan yang dihadiri masyarakat dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Kami berharap keikutsertaan ini dapat membuka peluang yang lebih luas bagi pengenalan dan pemasaran hasil karya Warga Binaan, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk terus berkarya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Marabahan, Made Urif, menjelaskan bahwa produk yang ditampilkan telah melalui proses seleksi dengan mempertimbangkan kesesuaian tema kegiatan serta kekhasan daerah.
“Kami menampilkan produk yang mencerminkan nilai religius sekaligus identitas lokal Barito Kuala. Melalui karya-karya ini, kami ingin menunjukkan bahwa Warga Binaan mampu menghasilkan produk kreatif yang memiliki kualitas dan daya saing,” jelasnya.
Salah seorang Warga Binaan yang terlibat dalam proses pembuatan kerajinan berinisial, MF, mengaku bangga melihat hasil karyanya dipamerkan kepada masyarakat.
“Saya senang karena hasil kerja kami ternyata bisa mendapat tempat di tengah masyarakat. Hal seperti ini membuat kami lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus mengikuti kegiatan pembinaan yang ada di Rutan,” ungkapnya.
Dengan keikutsertaan dalam kegiatan ini, Rutan Marabahan berharap hasil pembinaan Warga Binaan semakin dikenal masyarakat serta mampu membuka peluang pemasaran yang lebih luas. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Marabahan
What's Your Reaction?


