Kebaktian Warga Binaan Dalami Makna Kasih, Lapas Narkotika Karang Intan Dorong Perubahan Sikap

Kebaktian Warga Binaan Dalami Makna Kasih, Lapas Narkotika Karang Intan Dorong Perubahan Sikap

Karang Intan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan gelar kebaktian kerohanian bagi Warga Binaan Nasrani di perpustakaan Lapas, Rabu (23/9). Melalui kegiatan tersebut, Lapas mengajak Warga Binaan mendalami makna kasih berdasarkan Lukas 6:27 dan menerapkan nilai kasih dalam sikap sehari-hari selama menjalani masa pembinaan.

Petugas yang mengawasi pembinaan kepribadian, Muhammad Topan Darmawan, mengatakan Lapas memberikan ruang pembinaan yang membantu Warga Binaan menjalankan ibadah sekaligus merefleksikan sikap dalam kehidupan sehari-hari. “Pembinaan kepribadian kami arahkan agar Warga Binaan tidak hanya menjalankan ibadah, tetapi juga memahami nilai yang disampaikan dan menerapkannya dalam keseharian. Pesan tentang kasih menjadi pengingat untuk menjaga sikap, mengendalikan diri, dan memperlakukan sesama dengan baik,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Pendeta Ester Waty menyampaikan firman Tuhan dengan mengangkat Lukas 6:27 tentang mengasihi dan berbuat baik kepada sesama, termasuk kepada mereka yang berbuat tidak baik. Pesan dari Lukas 6:27 mengajak Warga Binaan menerjemahkan kasih melalui sikap nyata, seperti mengendalikan diri, memaafkan, menghargai sesama, dan memilih berbuat baik. Nilai-nilai tersebut menjadi proses pembinaan kepribadian yang Lapas arahkan untuk mendorong perubahan sikap Warga Binaan.

“Kasih mengajarkan kita untuk tidak membalas keburukan dengan keburukan. Ketika kita belajar mengasihi, kita juga belajar mengendalikan diri, memaafkan, dan berbuat baik kepada sesama. Nilai itu perlu kita bawa dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Pendeta Ester.

Warga Binaan mengikuti kegiatan dengan tertib dan khidmat. Mereka menjalankan ibadah sekaligus mendapatkan kesempatan untuk merefleksikan perilaku dan memperbaiki sikap selama mengikuti proses pembinaan.

Salah seorang Warga Binaan berinisial WP mengaku pesan tentang kasih mendorongnya untuk lebih sabar dan mengendalikan diri ketika menghadapi orang lain. “Pesan tentang mengasihi membuat saya belajar untuk lebih sabar dan tidak membalas ketika mendapat perlakuan yang kurang baik. Saya ingin menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan terus memperbaiki sikap selama menjalani pembinaan,” ungkapnya.

Lapas Narkotika Karang Intan terus hadirkan pembinaan kepribadian sebagai proses perubahan perilaku selama Warga Binaan menjalani masa pidana. Melalui pembinaan kerohanian, Warga Binaan didorong untuk menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri. Nilai kasih, pengendalian diri, dan kepedulian terhadap sesama diharapkan tercermin dalam sikap dan perilaku mereka hingga kembali ke tengah masyarakat.

 

 

Kontributor: LPN Karang Intan

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0