Kemenimipas-Kemenkes Targetkan 272.573 Warga Binaan Jalani CKG dan Skrining TBC
Nusakambangan, INFO_PAS – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) perkuat sinergi dalam meningkatkan layanan kesehatan bagi Warga Binaan melalui pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining Tuberkulosis (TBC). Secara nasional, program ini menargetkan pemeriksaan kesehatan dan skrining TBC terhadap 272.573 Warga Binaan dan 48.876 petugas Pemasyarakatan.
Kick off kegiatan tersebut dipusatkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ngaseman, Nusakambangan, Senin (29/6). Khusus di Nusakambangan, pemeriksaan dilakukan kepada 4.842 Warga Binaan dan 926 petugas. Pelaksanaannya meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan laboratorium, rontgen dada, dan skrining TBC sebagai deteksi dini penyakit menular di lingkungan Pemasyarakatan.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, bersama Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, meninjau langsung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tersebut. Keduanya menegaskan pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap Warga Binaan sekaligus langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit menular di Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan).
“CKG dan skrining TBC merupakan hak dasar Warga Binaan. Penyebaran penyakit di Lapas dan Rutan sangat mudah terjadi karena lingkungan yang padat dan berkerumun. Karena itu, kami berupaya melakukan pencegahan melalui deteksi dini dan penanganan cepat,” tegas Menimipas.
Selaku Menkes, Budi Gunadi Sadikin menegaskan komitmen Kemenkes dalam mendukung pemenuhan hak kesehatan bagi Warga Binaan. “Dalam pemenuhan hak kesehatan, Kemenkes berkewajiban memastikan kesetaraan akses layanan kesehatan bagi Warga Binaan. Lingkungan yang bersih, ventilasi yang baik, paparan sinar matahari yang cukup, aktivitas fisik, dan asupan gizi yang memadai merupakan faktor penting dalam mencegah penyakit,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menyampaikan pihaknya akan terus memperkuat pelayanan kesehatan dan meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah. “Kami akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan di Lapas dan Rutan, termasuk memperkuat kerja sama dengan dinas kesehatan (dinkes) di seluruh Indonesia agar upaya pencegahan dan penanganan penyakit berjalan lebih optimal,” terangnya
Pada kesempatan yang sama juga diserahkan hibah berbagai peralatan medis dari Kemenkes, antara lain monitor pasien, mesin elektrokardiografi, pompa infus elektronik, dan berbagai perangkat kesehatan lainnya. Bantuan ini diharapkan mendukung peningkatan layanan kesehatan di Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.
CKG dan skrining TB ini juga merupakan implementasi Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan. Kegiatan serupa akan dilaksanakan secara serentak di Lapas dan Rutan seluruh Indonesia melalui sinergi dengan dinkes setempat. (fjr)
What's Your Reaction?


