Keterampilan Body Repair Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan
Karang Intan, INFO_PAS – Melalui program Bengkel Body Repair, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan asah keterampilan otomotif Warga Binaan sebagai bekal kemandirian setelah kembali ke masyarakat. Program pembinaan tersebut berlangsung di bengkel kerja Lapas Narkotika Karang Intan, Selasa (4/8).
Bengkel Body Repair jadi salah satu program unggulan Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) kembangkan potensi dan kemampuan kerja Warga Binaan di bidang otomotif. Dengan pendampingan dan pengawasan petugas, peserta mempelajari berbagai tahapan perbaikan bodi kendaraan, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, identifikasi tingkat kerusakan, perbaikan bodi, pendempulan, penghalusan permukaan, pengecatan, hingga tahap akhir penyelesaian pekerjaan. Seluruh proses dilakukan dengan mengedepankan ketelitian, kedisiplinan, dan keselamatan kerja.
Selain membekali keterampilan teknis, program ini juga melatih disiplin, tanggung jawab, ketekunan, kemampuan bekerja sama, serta komitmen Warga Binaan dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai prosedur.
Petugas Seksi Kegiatan Kerja Lapas Narkotika Karang Intan, Yusron Rifki, mengatakan Bengkel Body Repair menjadi wadah pembinaan kemandirian yang memberikan pengalaman kerja langsung kepada Warga Binaan.
“Melalui kegiatan Bengkel Body Repair ini, kami mendampingi dan mengawasi Warga Binaan dalam setiap tahapan pekerjaan agar berjalan dengan baik dan sesuai prosedur. Selain mempelajari keterampilan teknis seperti perbaikan bodi kendaraan, warga binaan juga dilatih untuk memiliki sikap disiplin, teliti, bertanggung jawab, dan mampu bekerja secara profesional. Harapannya, keterampilan yang mereka peroleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat,” ujar Yusron.
Salah seorang Warga Binaan, AD, mengaku memperoleh pengalaman baru selama mengikuti program tersebut. Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya mengajarkan teknik perbaikan kendaraan, tetapi juga membentuk kedisiplinan dan tanggung jawab dalam bekerja.
“Melalui kegiatan Bengkel Body Repair ini, kami mendapatkan pengalaman baru dalam mempelajari perbaikan kendaraan. Kami belajar mulai dari proses pengerjaan hingga pentingnya ketelitian dan tanggung jawab dalam setiap pekerjaan. Keterampilan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai bekal untuk masa depan,” ujar AD.
Program Bengkel Body Repair jadi bagian dari komitmen Lapas Narkotika Karang Intan hadirkan pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan. Melalui program ini, Warga Binaan dibekali keterampilan dan etos kerja sebagai bekal untuk dukung proses reintegrasi sosial serta kembali berperan positif di tengah masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan
What's Your Reaction?


