Lapas Ambon dan YKDP Gelar Seminar Pencegahan Narkoba bagi Warga Binaan
Ambon, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon bekerja sama dengan Yayasan "Khalas Damai Passo" (YKDP) gelar seminar pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi para Warga Binaan, Selasa (30/9). Kegiatan yang dihelat dalam meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta membentengi generasi muda dari bahaya narkotika ini berlangsung khidmat dan interaktif di Aula Lapas Ambon.
Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Victor Ririihena, menjelaskan seminar ini dirancang secara khusus sebagai program pembinaan kepribadian. Pemahaman yang komprehensif tentang bahaya narkoba akan menjadi bekal mental yang kuat bagi Warga Binaan.
"Melalui edukasi intensif ini, kami berharap Warga Binaan tidak hanya sekadar tahu, tetapi benar-benar tertanam kesadaran di dalam diri mereka untuk menjauhi narkoba selamanya, baik selama menjalani masa pidana maupun setelah bebas nanti," harap Victor.
Sebagai narasumber utama, hadir pakar pencegahan narkoba nasional, Brigjen. Pol. Dr. Victor Pudjiadi. Dengan gaya penyampaiannya yang komunikatif, energik, dan penuh motivasi, ia sukses membius perhatian para Warga Binaan seraya memaparkan berbagai fakta medis mengenai kerusakan organ tubuh akibat narkotika dan memberikan tips praktis cara mengelola stres tanpa harus lari ke barang haram.
"Narkoba adalah musuh utama bangsa yang merusak masa depan generasi muda kita. Jangan pernah memberikan ruang bagi narkoba dalam hidup kalian. Mari ubah pola pikir, jadikan masa-masa di sini sebagai titik balik untuk merajut masa depan yang lebih gemilang dan bermartabat," pesan Victor.
Antusiasme tinggi tampak jelas dari salah satu Warga Binaan berinisial OT. Ia mendapatkan banyak wawasan baru serta suntikan motivasi yang membuatnya merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
"Seminar ini membuka mata saya secara luas tentang betapa berbahayanya narkoba bagi tubuh dan masa depan keluarga. Saya bertekad untuk meninggalkan masa lalu yang kelam dan memanfaatkan kesempatan pembinaan di Lapas untuk menjadi manusia yang berguna kelak," ungkap OT.
Terpisah, Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kolaborasi positif ini. Hendra menegaskan pembinaan mental dan penyuluhan bahaya narkoba merupakan salah satu prioritas utama untuk memastikan Warga Binaan siap kembali ke tengah masyarakat dengan bersih dan produktif. Pihaknya berkomitmen penuh untuk terus membersihkan lingkungan Pemasyarakatan dari peredaran gelap narkoba.
"Kami menyambut baik sinergi bersama Yayasan Khalas Damai Passo ini. Kegiatan seperti ini sangat krusial untuk memberikan pencerahan kepada Warga Binaan agar mereka benar-benar sadar akan dampak buruk narkoba, baik bagi kesehatan maupun masa depan mereka," ujar Hendra.
Rangkaian acara seminar pencegahan narkoba ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dan penyerahan cendera mata kepada narasumber dari jajaran Lapas Ambon. (IR)
Kontributor: Lapas Ambon
What's Your Reaction?


