Lapas Banjarmasin Gandeng Puskesmas dan Dinkes, 500 Warga Binaan Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Lapas Banjarmasin Gandeng Puskesmas dan Dinkes, 500 Warga Binaan Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin gandeng Puskesmas Pelambuan dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin berikan pemeriksaan dan skrining kesehatan gratis bagi Warga Binaan. Sebanyak 500 Warga Binaan menjadi sasaran kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap selama lima hari mulai Selasa (22/9).

Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, di Aula Lapas Banjarmasin, menyampaikan pemeriksaan tersebut menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus memperoleh layanan dari tenaga kesehatan. “Kesehatan Warga Binaan merupakan hal yang harus kita perhatikan bersama. Saya berharap seluruh Warga Binaan mengikuti pemeriksaan dengan baik dan memanfaatkan layanan kesehatan yang diberikan,” harapnya.

Selanjutnya, pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, dan tekanan darah. Petugas juga melakukan wawancara singkat mengenai riwayat penyakit dan keluhan kesehatan yang pernah atau sedang dialami Warga Binaan.

Untuk skrining Tuberkulosis (TBC), petugas mengambil sampel dahak Warga Binaan. Sementara itu, skrining HIV dilakukan melalui pengambilan sampel darah.

Warga Binaan juga menjalani skrining kesehatan jiwa menggunakan Brief Jail Mental Health Screen (BJMHS). Instrumen tersebut digunakan untuk mengidentifikasi secara awal tanda-tanda masalah kesehatan jiwa sehingga Warga Binaan yang memerlukan perhatian lebih lanjut dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

Dokter Lapas Banjarmasin, dr. Yayuk Ruwaidah, menjelaskan pemeriksaan dilakukan dengan melihat kondisi kesehatan Warga Binaan dari beberapa aspek. “Selain pemeriksaan fisik, kami menggali riwayat penyakit dan keluhan yang dirasakan. Skrining TBC dilakukan melalui pengambilan sampel dahak, sedangkan untuk HIV menggunakan sampel darah. Kami juga melakukan BJMHS untuk melihat kondisi kesehatan jiwa secara awal,” jelasnya.

Perwakilan Dinkes Kota Banjarmasin, drg. Irma Setiawaty, menyampaikan keterlibatan fasilitas kesehatan dalam kegiatan tersebut turut mendukung pemenuhan layanan kesehatan bagi Warga Binaan. “Pemeriksaan seperti ini membantu memastikan Warga Binaan mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai. Hasil pemeriksaan juga menjadi bahan untuk menentukan langkah selanjutnya apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan,” ujarnya.

Salah seorang Warga Binaan berinisial R terbantu dengan adanya pemeriksaan tersebut. “Pemeriksaannya lengkap. Kami bisa mengetahui kondisi kesehatan dan menyampaikan keluhan kepada petugas kesehatan,” ungkapnya.

Pemeriksaan dan skrining kesehatan akan dilanjutkan secara bertahap selama lima hari hingga seluruh 500 Warga Binaan yang menjadi sasaran mendapatkan pelayanan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0