Lapas Banjarmasin Kembangkan Produk Mebel, Warga Binaan Buat Dipanset Kasur Multifungsi

Lapas Banjarmasin Kembangkan Produk Mebel, Warga Binaan Buat Dipanset Kasur Multifungsi

Banjarmasin, INFO_PAS – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin unjuk keterampilan di bidang mebel dengan membuat dipanset kasur multifungsi yang dilengkapi laci penyimpanan. Produk ini merupakan bagian dari kegiatan pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di bengkel kerja.

Dipanset kasur tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat tidur, tetapi juga memiliki ruang penyimpanan berupa laci untuk menyimpan pakaian, perlengkapan pribadi, maupun barang kebutuhan lainnya. Desainnya mengutamakan fungsi dan efisiensi ruang sehingga lebih praktis digunakan.

Proses pembuatan dilakukan bertahap, mulai dari pengukuran bahan, pemotongan kayu, perakitan rangka, hingga finishing. Seluruh tahapan dikerjakan dengan pendampingan petugas pembina keterampilan kerja pastikan hasil yang rapi, kuat, dan bernilai jual.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan produktif yang tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan Warga Binaan.

Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan bahwa keterampilan kerja merupakan bagian penting dalam proses pembinaan.

“Kami terus mendorong Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan kerja yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Produk seperti dipanset kasur ini diharapkan menjadi bekal keterampilan yang dapat digunakan setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Kepala Subseksi Sarana Kerja, Agus Sugiyatno, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana optimalisasi bengkel kerja dalam mendukung pembinaan kemandirian.

“Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga mengajarkan ketelitian, perencanaan, dan kerapian kerja. Kami berharap hasil karya Warga Binaan semakin berkualitas dan memiliki nilai guna tinggi,” katanya.

Salah satu Warga Binaan, R, mengaku bangga dapat terlibat dalam proses pembuatan tersebut karena memberikan pengalaman dan keterampilan baru.

“Saya belajar banyak, mulai dari mengukur, merakit, sampai finishing. Ini pengalaman yang sangat berguna dan membuat saya lebih percaya diri dengan keterampilan setelah bebas nanti,” ungkapnya. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0