Lapas Batulicin Dorong Kemandirian Warga Binaan lewat Usaha Es Kristal

Lapas Batulicin Dorong Kemandirian Warga Binaan lewat Usaha Es Kristal

Batulicin, INFO PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin hadirkan inovasi dalam program pembinaan kemandirian melalui produksi es kristal yang dikelola Warga Binaan, Senin (22/6). Unit usaha ini mulai berjalan sebagai sarana pelatihan keterampilan sekaligus penuhi kebutuhan internal Lapas, dengan kapasitas produksi rata-rata mencapai 50 kilogram per hari.

Produksi es kristal dijalankan dengan melibatkan dua orang tamping yang membantu seluruh proses operasional, mulai dari pengolahan air, pengoperasian mesin, pengemasan, hingga distribusi. Selain menjadi kegiatan produktif, aktivitas ini juga berfungsi sebagai pembelajaran kerja yang terstruktur bagi Warga Binaan.

Hasil produksi dipasarkan di lingkungan Lapas Batulicin, baik kepada petugas maupun Warga Binaan, dengan harga terjangkau, yakni Rp5.000 per kilogram. Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya belajar proses produksi, tetapi juga dikenalkan pada dasar-dasar pengelolaan usaha sederhana.

Petugas Lapas Batulicin, Effendi, menyebut program ini menunjukkan potensi yang baik untuk terus dikembangkan karena berjalan stabil dan melibatkan Warga Binaan secara aktif.

“Produksi es kristal ini berjalan cukup baik dan konsisten setiap hari. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran sekaligus bukti bahwa Warga Binaan mampu menjalankan proses kerja dengan disiplin dan tanggung jawab,” ujar Effendi.

Salah seorang Warga Binaan, S, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama mengikuti proses produksi, terutama terkait alur kerja dan pengelolaan usaha.

“Kami belajar dari awal proses produksi sampai produk siap digunakan. Pengalaman ini sangat bermanfaat karena memberi gambaran tentang bagaimana sebuah usaha dijalankan,” ungkapnya.

Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menegaskan bahwa produksi es kristal merupakan bagian dari pengembangan pembinaan yang diarahkan pada kemandirian dan keterampilan kerja.

“Program ini menjadi bagian dari upaya kami menghadirkan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Selain menghasilkan produk bernilai guna, kegiatan ini juga membangun keterampilan kerja dan jiwa kewirausahaan Warga Binaan,” ujarnya. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Batulicin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0