Lapas Batulicin Panen 84 Butir Telur Bebek, Bukti Konsistensi Budidaya Bebek Petelur
Batulicin, INFO PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin panen 84 butir telur bebek dari area Sarana Asimilasi dan Edukasi, tepatnya kandang peternakan bebek di dalam Lapas, Selasa (8/9). Produksi tersebut menjadi bagian dari budidaya bebek petelur yang menunjukkan hasil stabil dengan capaian sekitar 80 hingga 90 butir telur setiap hari.
Panen dilakukan dari indukan bebek produktif yang saat ini berusia sekitar delapan bulan. Produktivitas tersebut menunjukkan pemeliharaan rutin menghasilkan telur secara konsisten sekaligus mendukung keberlangsungan sektor peternakan di Lapas Batulicin.
Seluruh hasil panen kemudian didistribusikan ke Kantin Pujasera Lapas Batulicin untuk dipasarkan. Hasil penjualan dimanfaatkan kembali sebagai biaya operasional peternakan, termasuk pembelian pakan, vitamin, dab kebutuhan lain untuk menjaga budidaya bebek tetap berjalan berkelanjutan.
Kepala Subseksi Pembinaan, Harry Indrawan, mengatakan capaian 84 butir telur merupakan produksi peternakan yang berjalan konsisten setiap hari. Menurutnya, kestabilan hasil tersebut menunjukkan pembinaan peternakan telah memberikan hasil yang dapat dilihat secara nyata.
“Konsistensi ini menjadi hasil dari pemeliharaan yang dilakukan secara rutin oleh Warga Binaan sekaligus menunjukkan kegiatan peternakan terus dikembangkan,” ujar Harry.
Proses pemeliharaan dijalankan oleh dua Warga Binaan yang terlibat langsung dalam kegiatan peternakan. Mereka bertugas memberikan pakan tiga kali sehari, membersihkan kandang, menyediakan air minum, dan menyiapkan sarana mandi bagi bebek agar kondisi ternak tetap terjaga.
Salah seorang Warga Binaan berinisial E, mendapatkan pengalaman selama terlibat dalam pemeliharaan bebek petelur. Pengalaman tersebut bahkan membuatnya tertarik untuk mengembangkan usaha serupa setelah menyelesaikan masa pembinaan.
“Selama ikut merawat bebek, saya banyak belajar mulai dari memberi pakan sampai menjaga kebersihan kandang. Kalau nanti sudah bebas, saya punya keinginan untuk mencoba menjalankan usaha peternakan bebek karena sudah mendapatkan pengalaman dari sini,” ungkap E.
Sementara itu, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan pembinaan sektor peternakan yang melibatkan Warga Binaan secara langsung. Ia berharap seluruh proses pemeliharaan berjalan lancar sehingga kegiatan tersebut terus memberikan manfaat bagi pembinaan maupun pengembangan keterampilan Warga Binaan.
“Harapannya, proses pemeliharaan dan produksi terus berjalan dengan baik sehingga Warga Binaan memperoleh pengalaman dan keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” harap Thoha.
Konsistensi produksi menjadi salah satu gambaran bahwa pembinaan peternakan di Lapas Batulicin terus berjalan dan memberikan hasil nyata. Dari aktivitas pemeliharaan hingga pengelolaan hasil panen, Warga Binaan mendapatkan pengalaman kerja yang dapat dikembangkan sebagai keterampilan setelah menjalani masa pembinaan. (IR)
Kontributor: Lapas Batulicin
What's Your Reaction?


