Lapas Cibinong Berbagi Strategi Ketahanan Pangan dan Pengolahan Sampah Organik dengan Lapas Narkotika Gunung Sindur

Lapas Cibinong Berbagi Strategi Ketahanan Pangan dan Pengolahan Sampah Organik dengan Lapas Narkotika Gunung Sindur

Cibinong, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menerima kunjungan kerja dari Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur dalam memperkuat pengembangan ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan, Senin (8/12). Kegiatan ini bertujuan mempelajari sekaligus mengadopsi program-program ketahanan pangan yang telah sukses diterapkan di Lapas Cibinong untuk dikembangkan di Lapas Narkotika Gunung Sindur.

Pada kesempatan itu, rombongan dari Lapas Narkotika Gunung Sindur meninjau secara langsung pengelolaan pertanian, peternakan, dan sistem pengolahan sampah organik berbasis budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF). Sistem terpadu ketahanan pangan di Lapas Cibinong ini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan internal Lapas, tetapi juga memberdayakan Warga Binaan melalui pelatihan kerja, menjadikannya model ideal dalam percepatan ketahanan pangan nasional, seperti pertanian pakcoy hidroponik, kangkung, bayam, cabai, dan terong, serta peternakan ayam petelur, ayam pedaging, dan budidaya ikan lele. Terobosan budidaya maggot BSF juga menjadi perhatian khusus karena efektif mengurangi sampah organik sekaligus menghasilkan pakan ternak bernilai tinggi, mendukung siklus ketahanan pangan, dan membuka peluang ekonomi bagi Warga Binaan.

Kepala Lapas (Kalapas) Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyebut kunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi pihaknya untuk berbagi pengalaman dan praktik unggulan. "Program pertanian, peternakan, dan pengelolaan sampah organik yang dijalankan bertujuan meningkatkan kemandirian Warga Binaan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Kami berharap inovasi ini menginspirasi Lapas lain, termasuk Lapas Narkotika Gunung Sindur, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,“ harapnya.

Sementara itu, Kalapas Narkotika Gunung Sindur, Bambang Wijanarko, menilai program ketahanan pangan di Lapas Cibinong sangat menginspirasi. Selain memenuhi kebutuhan pangan internal, program ini juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif.

“Kami berharap menerapkan sistem pertanian, peternakan, dan pengolahan sampah organik berbasis maggot ini di Lapas Gunung Sindur sebagai wujud dukungan pada program ketahanan pangan nasional,“ tutur Bambang.

Kunjungan ini mempertegas komitmen untuk memperkuat sinergi dan mempercepat implementasi program ketahanan pangan sehingga memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan sebagai bekal ketermapilan usai menjalani masa pidana sekaligus menciptakan Lapas yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Cibinong

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0