Lapas Cilegon Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Narkotika melalui Layanan Kunjungan
Cilegon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon gagalkan dua upaya penyelundupan barang yang diduga narkotika melalui layanan kunjungan Warga Binaan, Selasa (29/9). Pengungkapan tersebut dilakukan saat petugas melaksanakan pemeriksaan dan pengawasan terhadap pengunjung pada sesi kunjungan pertama pukul 10.00 WIB di Lapas Cilegon. Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan dua barang yang diduga narkotika dari dua pengunjung berbeda.
Temuan pertama berupa satu paket yang diduga narkotika golongan I jenis sabu dengan berat sekitar lima gram yang ditemukan dari pengunjung perempuan berinisial EFH. Pengunjung tersebut diketahui datang untuk mengunjungi Warga Binaan berinisial RA yang merupakan suaminya. Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas, barang yang diduga sabu tersebut disembunyikan dengan cara dimasukkan pada bagian intim tubuh pengunjung untuk menghindari deteksi dalam proses pemeriksaan.
Sementara itu, temuan kedua berupa satu paket yang diduga tembakau sintetis dengan berat sekitar 10 gram ditemukan dari pengunjung laki-laki berinisial ET yang datang untuk mengunjungi Warga Binaan berinisial TS yang merupakan keponakannya. Dalam temuan kedua, barang yang diduga tembakau sintetis tersebut diketahui disembunyikan dengan cara dimasukkan ke rongga anus untuk mengelabui petugas dan menghindari pemeriksaan.
Kedua temuan tersebut berhasil terdeteksi melalui proses pemeriksaan dan pengawasan yang dilakukan secara berlapis oleh petugas Lapas Cilegon sebagai sistem pengamanan layanan kunjungan. Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah masuknya narkotika maupun barang-barang terlarang ke lingkungan Lapas.
Atas dua temuan tersebut, petugas Lapas Cilegon segera melakukan pengamanan terhadap barang temuan serta melaksanakan penanganan sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku. Selanjutnya, Lapas Cilegon berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Cilegon untuk proses pemeriksaan dan tindak lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kepala Lapas Cilegon, Wahyu Trah Utomo, memberikan apresiasi kepada petugasnya yang berhasil menggagalkan penyelundupan tersebut. Ia menegaskan penguatan pengawasan serta pemeriksaan merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan dan integritas penyelenggaraan Pemasyarakatan.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi masuknya narkotika maupun barang terlarang ke Lapas. Pengawasan dan pemeriksaan akan terus kami perkuat, termasuk terhadap badan dan barang bawaan pengunjung, dengan tetap mengedepankan prosedur yang berlaku,” tegas Wahyu.
Ia menambahkan keberhasilan menggagalkan dua upaya penyelundupan tersebut menjadi evaluasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam pelaksanaan layanan kunjungan. “Kami akan terus optimalkan pengawasan keamanan pada setiap tahapan layanan kunjungan, mulai dari pemeriksaan badan dan barang bawaan pengunjung, pengawasan selama berada di ruang kunjungan, pemeriksaan terhadap badan dan barang Warga Binaan sebelum kembali ke blok hunian, hingga penggunaan CCTV untuk pemantauan keamanan,” tambah Wahyu.
Selain itu, Lapas Cilegon juga akan memperkuat koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum dan pihak terkait sebagai langkah preventif dalam mencegah masuk dan beredarnya narkotika di lingkungan Pemasyarakatan. Langkah tersebut merupakan komitmen Lapas Cilegon dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas pelaksanaan tugas Pemasyarakatan, sekaligus menciptakan lingkungan Lapas yang aman dan kondusif bagi pelaksanaan pembinaan Warga Binaan. (IR)
Kontributor: Lapas Cilegon
What's Your Reaction?


