Lapas Cipinang Dengarkan Refleksi Warga Binaan: “Sekarang Saya Lebih Bahagia”

Lapas Cipinang Dengarkan Refleksi Warga Binaan: “Sekarang Saya Lebih Bahagia”

Jakarta, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang tutup rangkaian pembinaan kepribadian selama satu bulan bersama Kelompok Sosialisasi Hati (KSH) – Nature Way of Living dengan mendengarkan langsung refleksi perubahan yang dirasakan Warga Binaan, Rabu (30/9). Penutupan Batch 1 momentum untuk melihat pembinaan bukan hanya dari kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari pengalaman dan dampak yang dirasakan peserta.

“Sekarang saya merasa lebih bahagia,” ungkap DMN, salah seorang Warga Binaan, menghadirkan suasana haru saat menceritakan proses yang dilaluinya. Ia mengaku mulai lebih mengenali diri, memahami perasaan, dan belajar menyikapi pengalaman hidup secara lebih positif.

“Saya belajar mengenali diri dan perasaan saya sendiri. Sekarang rasanya lebih tenang dan lebih bahagia. Kemarin keluarga datang berkunjung, mereka sampai bilang, ‘Kok Ayah kelihatan lebih fresh dan ceria?’ Saya senang ternyata perubahan itu juga dirasakan keluarga,” ungkapnya.

Selama satu bulan, Warga Binaan ikuti proses pembinaan secara interaktif. Mereka tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak mengenali dan membuka hati, mengelola perasaan, berefleksi, berinteraksi, hingga membangun pengalaman positif bersama.

Kepala Bagian Tata Usaha Lapas Cipinang, Ari Budiningsih, yang mewakili Kepala Lapas pada penutupan Batch 1, menilai refleksi peserta menjadi bagian penting untuk melihat makna dan dampak proses pembinaan.

“Ketika Warga Binaan mampu mengatakan dirinya lebih mengenal diri, lebih mampu mengelola perasaan, bahkan merasa lebih bahagia, bagi kami itu sangat bermakna. Pembinaan tidak cukup dinilai dari program yang selesai dilaksanakan, tetapi dari perubahan yang mulai tumbuh dalam diri mereka,” ujar Ari.

Fasilitator KSH Nature Way of Living, Uni Mahleni, mengatakan perkembangan peserta terlihat secara bertahap dari satu pertemuan ke pertemuan berikutnya. Keterbukaan untuk mengenali diri, berinteraksi, dan mengungkapkan perasaan menjadi bagian dari proses yang terus dibangun selama pendampingan.

“Kami melihat prosesnya dari pertemuan ke pertemuan. Mereka semakin berani membuka diri, berinteraksi, dan menyampaikan apa yang dirasakan. Ketika hari ini peserta mengatakan dirinya lebih tenang dan bahagia, bahkan perubahan itu mulai dirasakan keluarganya, tentu sangat berarti. Harapannya, apa yang mereka dapatkan terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Bagi Lapas Cipinang, berakhirnya Batch 1 bukan sekadar menutup rangkaian kegiatan. Refleksi peserta jadi bahan evaluasi untuk melihat dampak dan keberlanjutan program, sekaligus memastikan pembinaan kepribadian semakin berorientasi pada perubahan yang tumbuh dari dalam diri Warga Binaan dan kelak menjadi bekal saat kembali kepada keluarga serta masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas I Cipinang

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0