Lapas Geser Jadi Pilot Project Edukasi Agrobisnis, Warga Dusun Lomin Studi Tiru Budidaya Hidroponik
Geser, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser kembali berikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Hal ini terlihat dari kunjungan Ketua Pemuda Dusun Lomin Desa Geser, Nurdianto, bersama dua warganya untuk mempelajari teknik menanam sayuran hidroponik yang dibudidayakan Warga Binaan Lapas Geser, Rabu (24/6). Kegiatan ini menegaskan peran Lapas sebagai pilot project edukasi masyarakat sekaligus pendukung program ketahanan pangan nasional.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Urusan Tata Usaha, M. Alhamid, didampingi Kepala Subseksi Kemanan dan Ketertiban, Surdin Derlen, serta staf pembinaan, Alfin Iksan Ramadhan. Rombongan diajak meninjau langsung lahan hidroponik untuk melihat tingkat kesuburan sayuran yang ditanam. Sayuran hijau yang tumbuh subur di area tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian yang berjalan di Lapas.
Alhamid sangat mengapresiasi semangat warga Dusun Lomin yang antusias belajar dan menimba ilmu di Lapas Geser. Pada saat yang sama, ia juga menjelaskan secara rinci berbagai tahapan teknis perawatan tanaman yang disambut dengan keaktifan warga dalam berdiskusi mengenai teknik pemupukan dan pengendalian hama.
“Saat ini, Lapas tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan Warga Binaan, tetapi telah sukses bertransformasi menjadi pusat edukasi agrobisnis untuk mendukung sektor ketahanan pangan. Selain itu Melalui sinergi ini, kami berharap ilmu yang dibagikan ini diterapkan oleh warga di lingkungan mereka,” harap Alhamid.
Selaku Ketua Pemuda Dusun Lomin, Nurdianto mengungkapkan kunjungan tersebut menjawab rencananya untuk merangkul pemuda setempat agar bertani di lahan sempit. Selama ini, program tersebut terkendala oleh keterbatasan teknis operasional. Ia menilai pertanian hidroponik sebagai solusi ganda.
“Selain memaksimalkan lahan terbatas untuk mendukung ketahanan pangan warga, sistem ini juga mampu memanfaatkan limbah botol plastik bekas yang selama ini menjadi persoalan sampah di dusun tersebut. Kami ingin mereplikasi model penanaman ini di dusun kami," ujar Nurdianto.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Lapas Geser dan warga sekitar. Dengan kesuksesan budidaya yang berjalan, program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif sekaligus pendorong kemandirian dan ketahanan pangan bagi masyarakat di Desa Geser dan sekitarnya sesuai motto Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Geser
What's Your Reaction?


