Lapas Kelas I Madiun Dukung Pendidikan bagi 19 Mahasiswa Warga Binaan

Lapas Kelas I Madiun Dukung Pendidikan bagi 19 Mahasiswa Warga Binaan

Madiun, INFO_PAS – Pendidikan tetap menjadi ruang untuk bertumbuh, bahkan di balik tembok Pemasyarakatan. Komitmen tersebut diwujudkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun melalui perkuliahan semester 7 bagi 19 mahasiswa Warga Binaan yang menempuh pendidikan S1 Agribisnis. Kegiatan berlangsung pada Senin (5/10) di Blok Pendidikan Lapas Kelas I Madiun dengan menghadirkan tutor dari Universitas Terbuka Surabaya.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan secara tatap muka dan terbagi dalam tiga agenda akademik. Perkuliahan diawali pukul 08.00–10.00 WIB dengan mata kuliah Perilaku Konsumen, dilanjutkan pukul 10.00–12.00 WIB dengan mata kuliah Pembangunan Masyarakat Desa dan Kota. Selanjutnya, pada pukul 13.00–15.00 WIB, para mahasiswa mengikuti Ujian Komprehensif Tertulis sebagai tahapan akademik Semester 7.

Sebelumnya, kegiatan diawali dengan koordinasi antara Lapas Kelas I Madiun dan dosen pengajar dari Universitas Terbuka, dilanjutkan dengan penyiapan sarana dan prasarana pembelajaran. Sebanyak 19 mahasiswa Warga Binaan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara tertib hingga pelaksanaan ujian.

Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan, Ariya Juni Pratama, menyampaikan pendidikan menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembinaan karena memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk terus berkembang sekaligus mempersiapkan masa depan. “Kami ingin memastikan kesempatan untuk belajar tetap terbuka bagi Warga Binaan. Pendidikan bukan hanya tentang mendapatkan ilmu, tetapi juga menjadi proses perubahan diri dan bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Semangat untuk terus belajar juga ditunjukkan salah satu mahasiswa Warga Binaan berinisial BH. Ia mengungkapkan kesempatan mengikuti perkuliahan selama menjalani pembinaan menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah kembali ke masyarakat.

“Saya bersyukur masih diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan sampai semester 7. Walaupun berada dalam keterbatasan, saya tidak ingin berhenti belajar. Saya ingin menyelesaikan pendidikan ini serta menjadikan ilmu yang saya dapat sebagai bekal untuk memperbaiki kehidupan dan keluarga ketika nanti kembali ke masyarakat,” ungkap BH.

Melalui dukungan terhadap pendidikan berkelanjutan, Lapas Kelas I Madiun terus berupaya menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan kesiapan Warga Binaan menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pidana. Pendidikan menjadi salah satu bekal untuk memperluas pengetahuan, membangun kemandirian, dan mempersiapkan diri agar kembali menjalani kehidupan secara positif di tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Madiun

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0