Lapas Mojokerto dan Disperindag Kab. Mojokerto Latih Warga Binaan Menjahit Custom Helm

Lapas Mojokerto dan Disperindag Kab. Mojokerto Latih Warga Binaan Menjahit Custom Helm

Mojokerto, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto gelar pelatihan menjahit custom helm bagi Warga Binaan, Rabu (24/9). Kegiatan ini menjadi pembinaan kemandirian sekaligus mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam pelatihan ini, Warga Binaan mempraktikkan proses pembuatan custom helm, mulai dari memotong pola hingga menjahit bahan sesuai bentuk kulit helm. Pelatihan dilakukan secara praktik untuk meningkatkan keterampilan peserta sekaligus membuka peluang pengembangan produk yang memiliki nilai ekonomi.

Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Aviudin Kusuma, menyampaikan pelatihan tersebut diharapkan memberikan keterampilan yang bisa dikembangkan Warga Binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat. “Pelatihan ini memberikan keterampilan praktis yang dapat terus dikembangkan. Harapannya, kemampuan menjahit ini menjadi bekal dan membuka peluang usaha bagi Warga Binaan setelah kembali ke masyarakat," harapnya.

Perwakilan Disperindag Kabupaten Mojokerto, Muhammad Amin, menyampaikan dukungannya terhadap pelatihan keterampilan bagi Warga Binaan. Menurutnya, keterampilan yang diberikan menjadi salah satu langkah untuk mengembangkan potensi usaha.

“Kami berharap keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai jual dan mendukung kegiatan UMKM,” kata Amin.

Salah seorang Warga Binaan berinisial AL mendapatkan pengalaman baru melalui pelatihan tersebut. Ia berharap keterampilan menjahit custom helm yang dipelajarinya dapat terus dikembangkan.

“Pelatihannya menarik karena kami belajar mulai dari membuat pola sampai menjahit sesuai bentuk custom helm. Semoga keterampilan ini bisa saya gunakan dan kembangkan setelah bebas nanti,” ujar AL.

Terpisah, Kepala Lapas Mojokerto, Arifin Akhmad, turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai pembinaan kemandirian menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Warga Binaan agar memiliki keterampilan produktif.

“Kegiatan ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan. Kami akan terus mendorong berbagai pelatihan agar keterampilan yang diperoleh menjadi bekal bermanfaat,” tegas Arifin. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Mojokerto

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0