Lapas Pangkalpinang Kembangkan UMKM lewat Olahan Bakso Ayam
Pangkalpinang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang terus kembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pembinaan kemandirian Warga Binaan, salah satunya uji coba pengolahan bakso ayam di Dapur Kegiatan Kerja, Kamis (24/9). Uji coba tersebut menggunakan tiga kilogram bahan baku yang terdiri dari daging ayam giling, tepung tapioka, telur, bawang putih, merica, garam, bumbu penyedap, dan es batu. Daging ayam digiling di luar Lapas, sedangkan proses pencampuran adonan, pembentukan, hingga perebusan dilakukan di Dapur Kegiatan Kerja.
Selain bakso ayam biasa, turut dibuat varian bakso ayam isi telur. Produk hasil uji coba tersebut selanjutnya dipasarkan secara terbatas melalui kantin dan tempat kunjungan Lapas sebagai pengembangan keterampilan dan kegiatan produktif Warga Binaan.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Mulsa Afrianto, mengatakan pengembangan olahan makanan menjadi upaya Lapas memberikan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif. “Bakso ayam ini masih dalam tahap uji coba. Kami ingin melihat kualitas produk dan respons konsumen sebelum dikembangkan lebih lanjut. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga memberikan keterampilan bermanfaat bagi Warga Binaan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut didampingi petugas, Edi Kurniawan, yang turut mengarahkan RL, Warga Binaan yang terlibat langsung dalam proses pembuatan dan pengolahan bakso. Menurut Edi, pendampingan dilakukan agar proses pembuatan berjalan baik sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada Warga Binaan dalam mengolah produk yang memiliki nilai jual.
“Ini menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk belajar dari proses awal sampai produk siap dipasarkan. Kalau hasil evaluasinya baik, tentu akan kami dukung untuk dikembangkan,” kata Edi.
RL senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Saya bisa belajar membuat bakso dari bahan sampai siap dijual. Semoga ke depan produk ini bisa makin baik dan banyak yang menyukai,” ujarnya.
Lapas Pangkalpinang akan mengevaluasi kualitas dan respons konsumen. Jika layak dikembangkan, bakso ayam akan menjadi produk UMKM yang dipasarkan secara berkelanjutan sekaligus mendukung keterampilan dan kemandirian Warga Binaan. (IR)
Kontributor: Lapas Pangkalpinang
What's Your Reaction?


