Lapas Pangkalpinang Tambah Kamar Hunian, Langkah Nyata Kurangi Overcrowding

Lapas Pangkalpinang Tambah Kamar Hunian, Langkah Nyata Kurangi Overcrowding

Pangkalpinang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang terus berupaya mengurangi overcrowding sekaligus meningkatkan kelayakan hunian melalui pembangunan satu kamar baru di Blok Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling). Pengerjaan melibatkan Warga Binaan yang memiliki keterampilan di bidang pertukangan dengan pendampingan petugas.

Memasuki tahap pemasangan pasangan bata dan pintu, kegiatan ini tidak hanya untuk menambah ruang hunian, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan. Warga Binaan diberi kesempatan mengasah keterampilan sekaligus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan Lapas yang lebih tertata.

Pelaksana Harian Kepala Lapas Pangkalpinang, Roni Darmawan, mengatakan penambahan kamar hunian merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk merespons kondisi kepadatan hunian. Kegiatan tersebut juga merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya menekan overcrowding di Lapas di mana pelaksanaannya dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketentuan yang berlaku.

“Penambahan kamar merupakan langkah nyata kami untuk mengurangi kepadatan hunian dan memberikan kondisi tempat tinggal yang lebih layak bagi Warga Binaan dan Tahanan. Kami juga memanfaatkan keterampilan Warga Binaan yang memang memiliki kemampuan di bidangnya,” jelas Roni, Rabu (23/9).

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Andri Febrianto, menyampaikan pembangunan kamar hunian juga menjadi penataan blok hunian agar pengamanan berjalan lebih optimal. Pengawasan akan terus dilakukan selama proses pembangunan berlangsung, termasuk memastikan pekerjaan tidak mengganggu aktivitas dan keamanan di Blok Mapenaling.

“Kami memastikan pembangunan berjalan dengan pengawasan petugas. Warga Binaan yang terlibat memiliki kemampuan dan pengalaman di bidang pertukangan sehingga menyalurkan keterampilannya secara positif selama menjalani pembinaan,” terang Andri.

Lapas Pangkalpinang berharap penambahan kamar membantu mengurangi kepadatan dan menciptakan hunian yang lebih layak. Pembangunan akan dipantau secara berkala dan diikuti dengan identifikasi kebutuhan sarana hunian sebagai upaya penanganan overcrowding serta peningkatan kualitas pembinaan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Pangkalpinang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0