Lapas Perempuan Malang dan Univ. Negeri Malang Gelar Skrining Kesehatan dan Panduan Nutrisi Warga Binaan

Lapas Perempuan Malang dan Univ. Negeri Malang Gelar Skrining Kesehatan dan Panduan Nutrisi Warga Binaan

Malang, INFO_PAS — Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang kembali perkuat komitmen pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan melalui skrining kesehatan dan penyuluhan panduan nutrisi, Senin (7/9). Sebanyak 30 Warga Binaan menjadi sasaran utama dalam program pengabdian masyarakat yang diusung oleh Universitas Negeri Malang.

Kegiatan ini mencakup rangkaian pemeriksaan menyeluruh, mulai dari penilaian status gizi menggunakan Indeks Massa Tubuh dan pengukuran Lingkar Lengan Atas, hingga penyuluhan materi kesehatan reproduksi. Edukasi yang disampaikan meliputi pencegahan Infeksi Menular Seksual, HIV/AIDS, kanker serviks, dan pelatihan deteksi dini kanker payudara melalui metode Periksa Payudara Sendiri (SADARI).

Dokter Poliklinik Lapas Perempyan Malang, dr. Dani, menyambut positif keberlanjutan program ini. Pihaknya menegaskan kegiatan tersebut merupakan wujud kerja sama tahunan yang telah terjalin harmonis.

"Ini merupakan realisasi kerja sama di bidang kesehatan antara Lapas Perempuan Malang dan Universitas Negeri Malang yang diperbarui setiap tahun dan telah konsisten berjalan selama tiga tahun terakhir. Dampaknya sangat terasa bagi peningkatan mutu kesehatan Warga Binaan kami," ujar dr. Dani.

Sementara itu, perwakilan dari tim pegabdian Universitas Negeri Malang, Desi Amelia, menjelaskan pentingnya cakupan materi yang diberikan untuk meningkatkan kesadaran pola hidup sehat dan pencegahan penyakit sejak dini di lingkungan Lapas. Melalui progran pegabdian masyarakat ini, pihaknya memfokuskan kegiatan pada skrining kesehatan menyeluruh dan penyuluhan isu-isu vital perempuan.

"Kami memberikan materi mengenai IMS, HIV/AIDS, pencegahan kanker serviks, deteksi dini kanker payudara melalui SADARI, hingga penilaian status gizi dan lingkar lengan atas agar para Warga Binaan memantau kesehatan mereka secara mandiri," jelas Desi.

Kerja sama yang telah memasuki tahun ketiga ini diharapkan terus berlanjut guna menciptakan lingkungan Lapas yang lebih sehat, responsif terhadap risiko penyakit, dan teredukasi secara holistik. (IR)

 

 

Kontributor: LPP Malang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0