Lapas Perempuan Malang Tampilkan Produk Karya Warga Binaan, Tuai Apresiasi Kakanwil
Malang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang terima kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur (Jatim), Kusnali, Rabu (24/6). Kunjungan tersebut jadi momentum penguatan budaya disiplin bagi petugas sekaligus apresiasi terhadap pelaksanaan program pembinaan yang dijalankan di Lapas Perempuan Malang.
Sesaat setelah tiba di Lapas, Kusnali memberikan teladan dengan meminta agar dirinya menjalani pemeriksaan sesuai prosedur di Pintu Pengamanan Utama (P2U) sebelum memasuki area dalam Lapas. Sikap tersebut menjadi pesan bahwa kepatuhan terhadap aturan harus berlaku bagi seluruh insan Pemasyarakatan tanpa memandang jabatan maupun pangkat.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Perempuan Malang, Mega Rahayuningtyas, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memberikan motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga profesionalisme dan integritas dalam pelaksanaan tugas.
“Keteladanan yang ditunjukkan Bapak Kakanwil menjadi pengingat bagi kami bahwa disiplin dan kepatuhan terhadap prosedur harus dimulai dari diri sendiri. Nilai-nilai tersebut akan terus kami jaga dan terapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari demi mewujudkan layanan Pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas,” ungkap Mega.
Dalam kunjungan tersebut, Kusnali didampingi jajaran Lapas Perempuan Malang tinjau sejumlah area pembinaan dan kegiatan kerja Warga Binaan. Salah satu program yang mendapat perhatian adalah produksi bakpau yang dikelola Warga Binaan.
Kusnali berkesempatan mencicipi langsung produk tersebut dan memberikan apresiasi atas kualitas yang dihasilkan.
“Rasanya sangat enak, teksturnya lembut, dan kualitasnya tidak kalah dengan produk yang beredar di masyarakat. Ini menunjukkan bahwa program pembinaan berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi bagi Warga Binaan,” ujar Kusnali.
Apresiasi tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi Warga Binaan yang terlibat. Salah satunya Katlyn, yang mengaku bangga karena hasil karya yang dibuat bersama rekan-rekannya mendapat penilaian positif.
“Saya sangat senang dan tidak menyangka bakpau yang kami buat bisa dicicipi langsung oleh Bapak Kakanwil. Apalagi beliau mengatakan rasanya enak. Pujian itu membuat saya semakin semangat untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan,” tutur Katlyn.
Melalui kunjungan ini, Lapas Perempuan Malang memperoleh penguatan terkait pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta peningkatan kualitas pembinaan. Di sisi lain, apresiasi terhadap hasil karya Warga Binaan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan program pembinaan yang produktif dan berdampak bagi proses reintegrasi sosial Warga Binaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Perempuan Malang
What's Your Reaction?


