Lapas Sekayu Petakan Kesehatan Mental Warga Binaan lewat Asesmen Psikologi
Sekayu, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sekayu laksanakan asesmen psikologi terhadap Warga Binaan untuk mengukur tingkat depresi, kecemasan, dan stres sebagai bagian dari deteksi dini kondisi kesehatan mental, Selasa (5/5).
Asesmen dilakukan secara sistematis menggunakan instrumen psikologi oleh peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang berlatar belakang Sarjana Psikologi. Hasil asesmen ini akan menjadi dasar dalam menentukan langkah pembinaan lanjutan yang lebih tepat sasaran.
Kepala Lapas Sekayu, Aris Sakuriyadi, menyampaikan bahwa kesehatan mental memiliki peran penting dalam keberhasilan proses pembinaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan kondisi psikologis Warga Binaan tetap terpantau. Dengan begitu, pembinaan yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek keterampilan, tetapi juga menyentuh sisi mental dan emosional,” ungkapnya.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Fiqih Utama, menambahkan bahwa asesmen ini menjadi bagian penting dalam penyusunan program pembinaan ke depan.
“Dengan mengetahui tingkat depresi, kecemasan, dan stres Warga Binaan, kami dapat merancang pola pembinaan yang lebih efektif, baik melalui konseling, pembinaan kepribadian, maupun kegiatan kerja yang produktif,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendekatan berbasis kondisi psikologis individu akan membantu Warga Binaan dalam mengelola emosi, meningkatkan motivasi, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih kondusif serta mendukung proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial Warga Binaan secara optimal. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Sekayu
What's Your Reaction?


