Lapas Terbuka Kendal Tanam 1.000 Sereh Hijau, Dorong Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
Kendal, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Kendal terus berinovasi dalam program pembinaan kemandirian dengan mengembangkan budidaya tanaman obat sereh hijau (Cymbopogon citratus), Rabu (6/5). Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB di lahan seluas kurang lebih 500 m² yang berada di depan area ground tank.
Sebanyak 1.000 batang sereh hijau ditanam secara serempak oleh petugas, Warga Binaan, dan peserta magang. Proses penanaman diawali dengan pengolahan lahan, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan pola tanam 1 x 1 meter agar setiap rumpun memiliki ruang tumbuh yang optimal.
Kegiatan ini dipimpin oleh Iwan Kusmawan selaku Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik & Giatja), bersama jajaran petugas.
Sereh hijau dikenal sebagai tanaman herbal yang mudah dibudidayakan serta memiliki manfaat, baik sebagai bumbu dapur maupun bahan obat tradisional. Tanaman ini juga dipercaya memiliki khasiat membantu meredakan peradangan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta dapat diolah menjadi produk herbal.
Iwan Kusmawan menjelaskan bahwa sereh hijau memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan bagi program pembinaan kemandirian Warga Binaan.
“Dengan perawatan yang relatif sederhana, sereh hijau dapat dipanen sekitar 4 hingga 6 bulan setelah tanam dan dapat dipanen secara berkala. Potensi ini menjadi peluang usaha yang realistis bagi Warga Binaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu’man Fauzi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan program pembinaan berbasis produktivitas dan kemandirian.
“Kami ingin setiap program pembinaan memiliki nilai guna. Sereh ini sederhana, tetapi memiliki pasar yang jelas dan berkelanjutan. Dari sini Warga Binaan belajar bahwa mereka mampu menghasilkan sesuatu yang bernilai ekonomi,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus mendukung kontribusi Lapas Terbuka Kendal dalam penguatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif.
Selama kegiatan berlangsung, suasana kebersamaan terlihat kuat. Petugas, Warga Binaan, dan peserta magang bekerja berdampingan dalam proses penanaman, sebagai wujud sinergi dalam pelaksanaan pembinaan yang humanis dan produktif. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Terbuka Kendal
What's Your Reaction?


