Lapas Tolitoli Gelar Program Pemberantasan Buta Aksara bagi Warga Binaan

Lapas Tolitoli Gelar Program Pemberantasan Buta Aksara bagi Warga Binaan

Tolitoli, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli terus berikan pelayanan pembinaan yang bermanfaat bagi Warga Binaan, salah satunya pemberantasan buta aksara dan peningkatan kemampuan berhitung. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (21/1) di perpustakaan Lapas Tolitoli.

Materi yang diberikan mencakup mata pelajaran Sejarah dan Ilmu Pengetahuan Sosial untuk program pendidikan Paket B dan Paket C. Pada kesempatan tersebut, petugas registrasi yang didampingi oleh peserta magang menyampaikan materi tentang Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Kepala Lapas Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menyampaikan kegiatan ini merupakan pemenuhan hak Warga Binaan dalam memperoleh pendidikan dan bagian dari program pembinaan kepribadian. “Pendidikan adalah hak dasar setiap Warga Binaan. Melalui program pemberantasan buta aksara, kami berharap Warga Binaan memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dasar yang bermanfaat ketika kembali ke tengah masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Feldianto, menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu fokus pembinaan intelektual dan wawasan kebangsaan Warga Binaan. “Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan pemahaman sejarah bangsa Indonesia kepada Warga Binaan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Subseksi Registrasi, Syafrudin Basirun, menambahkan pembelajaran ini juga mendukung tertib administrasi dan pembinaan yang terintegrasi. “Kami berupaya memastikan seluruh Warga Binaan yang masih memiliki keterbatasan literasi dapat terdata dengan baik serta memperoleh hak pendidikan secara merata melalui program Paket B dan Paket C,” ungkapnya.

Salah satu Warga Binaan, Rudi, turut menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan program pembelajaran di Lapas. “Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan belajar seperti ini. Selain bisa membaca dan menulis dengan lebih baik, kami juga memahami sejarah kemerdekaan Indonesia. Ini sangat berguna bagi kami ke depannya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Tolitoli terus mendorong minat dan partisipasi aktif Warga Binaan dalam program pendidikan. Kegiatan ini juga menjadi bukti kepedulian sosial Lapas Tolitoli dalam mewujudkan Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Tolitoli

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0