Lebih Dekat dan Peduli, Program SAPA-BINA Pastikan Hak Kesehatan Warga Binaan Lapas Wahai Terpenuhi
Wahai, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai kembali tunjukkan konsistensi jaga serta tingkatkan kualitas hidup Warga Binaan. Melalui program inovatif bertajuk Sinergi Aksi Pelayanan Aktif bagi Warga Binaan (SAPA-BINA), Lapas Wahai bekerja sama dengan Puskesmas Perawatan Wahai gelar pemeriksaan kesehatan rutin dan pelayanan medis berkala bagi seluruh Warga Binaan, Jumat (25/9).
Dalam kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh keakraban di area blok hunian tersebut, sejumlah tenaga medis dari Puskesmas serta perawat internal Lapas memeriksa kondisi kesehatan Warga Binaan satu per satu. Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan fisik dasar, hingga konsultasi terkait keluhan kesehatan ringan maupun kronis.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan bahwa program SAPA-BINA merupakan langkah nyata dalam memenuhi hak dasar Warga Binaan di bidang kesehatan.
"Melalui SAPA-BINA, kami ingin memastikan bahwa seluruh Warga Binaan mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang layak, cepat, dan proaktif. Kesehatan mereka adalah prioritas utama agar proses pembinaan selama berada di dalam Lapas dapat berjalan optimal," ujar Tersih.
Sementara itu, Fajar Pradana Wisady selaku perawat internal Lapas yang mendampingi jalannya kegiatan menekankan pentingnya sinergi dan deteksi dini dalam menjaga stabilitas kesehatan di dalam blok. "Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memantau rekam medis Warga Binaan secara proaktif. Dengan turun langsung menyapa dan memeriksa mereka, masalah kesehatan dapat dideteksi dan ditangani lebih awal sebelum menjadi kondisi yang lebih berat," kata Fajar.
Perwakilan Kepala Puskesmas Perawatan Wahai yang turut memimpin tim medis, dr. Natalia Tetelepta, juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kolaborasi lintas instansi ini. "Sinergi antara Puskesmas dan Lapas melalui SAPA-BINA ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam pelayanan publik. Kami siap terus mendukung pemenuhan layanan medis, pengobatan, serta edukasi pola hidup bersih dan sehat bagi para Warga Binaan," tutur dr. Natalia.
Melalui pembinaan yang semakin dekat dan penuh kepedulian, kehadiran SAPA-BINA memastikan tidak ada satu pun Warga Binaan yang terabaikan hak kesehatannya. Program ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Wahai dalam merawat serta membina Warga Binaan secara humanis, sehingga mereka dapat menjalani masa pembinaan dengan kondisi fisik dan mental yang prima. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Wahai
What's Your Reaction?


