Lestarikan Budaya Banua, Lapas Narkotika Karang Intan Kembangkan Sasirangan Kayn Nakarin
Karang Intan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus bina dan berdayakan Warga Binaan melalui kegiatan kemandirian yang produktif dan bernilai budaya. Salah satunya melalui pembinaan pembuatan kain Sasirangan khas Kalimantan Selatan yang dikembangkan sebagai produk unggulan dengan merek “Kayn Nakarin”, Rabu (28/1).
Pembinaan kemandirian ini menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk mempelajari secara langsung proses pembuatan kain Sasirangan, mulai dari perancangan motif, penjahitan dengan teknik tarik dan sisit (penjelujuran), proses pewarnaan, hingga tahap finishing. Selain melestarikan budaya lokal Banua, kegiatan ini juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.
Salah satu Warga Binaan pengrajin Sasirangan, Guntur, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya dapat terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Awalnya saya tidak pernah menyangka bisa membuat kain Sasirangan. Dari kegiatan ini, saya belajar sabar, teliti, dan lebih percaya diri. Saya berharap keterampilan ini bisa saya manfaatkan untuk hidup yang lebih baik setelah bebas nanti,” ujar Guntur.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Narkotika Karang Intan, Indra, menjelaskan bahwa pembinaan kemandirian ini dirancang untuk membentuk Warga Binaan yang produktif dan mandiri.
“Pembuatan kain Sasirangan ini bukan sekadar aktivitas, tetapi proses pembentukan karakter dan keterampilan. Produk Kayn Nakarin menjadi bukti bahwa Warga Binaan mampu berkarya dan menghasilkan produk yang berkualitas,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dari proses Pemasyarakatan.
“Kami ingin Warga Binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh bekal nyata untuk masa depan. Melalui Kayn Nakarin, kami menunjukkan bahwa dari dalam lapas pun dapat lahir karya yang bernilai budaya dan ekonomi,” tegasnya.
Melalui pembinaan Sasirangan Kayn Nakarin ini, Lapas Narkotika Karang Intan berharap masyarakat semakin melihat Lapas sebagai ruang pembinaan dan perubahan, sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial Warga Binaan agar kembali menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan bermanfaat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan
What's Your Reaction?


