Lewat SIMPATI, Lapas Kelas I Cipinang Permudah Masyarakat Pantau Proses Integrasi secara Mandiri

Lewat SIMPATI, Lapas Kelas I Cipinang Permudah Masyarakat Pantau Proses Integrasi secara Mandiri

Jakarta, Latucip_Media – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus percepat transformasi pelayanan publik berbasis digital. Sebagai upaya meningkatkan transparansi dan kemudahan akses informasi, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, bentuk Tim Efektif SIMPATI atau Sistem Informasi Monitoring Pelayanan Integrasi yang akan mengawal pengembangan hingga implementasi layanan pemantauan proses Integrasi Warga Binaan secara mandiri.

 

SIMPATI merupakan pengembangan fitur pada aplikasi LATUCIP-GO yang memungkinkan Warga Binaan maupun keluarganya memantau perkembangan usulan hak integrasi secara real time, mulai dari verifikasi administrasi, Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan, penelitian kemasyarakatan oleh Balai Pemasyarakatan, proses pengusulan, hingga terbitnya Surat Keputusan Integrasi. Digitalisasi pelayanan bukan sekadar menghadirkan aplikasi baru, melainkan membangun budaya pelayanan yang lebih responsif, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

 

Kalapas menegaskan pelayanan publik harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa mengurangi akuntabilitas dan kepastian hukum. "Masyarakat berhak memperoleh informasi pelayanan secara mudah, cepat, dan terbuka. Melalui SIMPATI, kami ingin menghadirkan layanan integrasi yang lebih transparan sehingga Warga Binaan maupun keluarganya dapat memantau sendiri setiap tahapan proses tanpa harus bergantung pada komunikasi langsung dengan petugas," tegasnya.

 

Sementara itu, penggagas inovasi SIMPATI yang juga Kepala Bidang Pembinaan, Bambang Setiawan, menjelaskan SIMPATI tidak menggantikan Sistem Database Pemasyarakatan sebagai sistem administrasi nasional, melainkan menjadi media informasi yang memperkuat keterbukaan layanan. “Selama ini masyarakat umumnya memperoleh informasi perkembangan usulan Integrasi melalui komunikasi langsung dengan petugas. SIMPATI menghadirkan pola pelayanan yang lebih proaktif sehingga pengguna layanan dapat memantau perkembangan usulannya secara mandiri, cepat, dan transparan tanpa mengurangi ketelitian administrasi yang menjadi standar Pemasyarakatan," jelasnya.

 

Anggota Tim Efektif SIMPATI, Septiyawan, menambahkan keberhasilan inovasi ini bergantung pada kolaborasi seluruh unsur yang terlibat. Tim Efektif SIMPATI melibatkan unsur seksi registrasi, seksi bimbingan kemasyarakatan, pengelola teknologi informasi, dan humas yang akan berkolaborasi dalam penyusunan proses bisnis, pengembangan aplikasi, sosialisasi, implementasi, hingga evaluasi berkelanjutan

 

"Kami ingin SIMPATI menjadi solusi yang benar-benar memudahkan masyarakat memperoleh informasi layanan secara cepat, akurat, dan mudah dipahami. Karena itu pengembangannya dilakukan secara kolaboratif mulai dari perancangan sistem hingga evaluasi implementasi," ungkap Septiyawan.

 

Melalui inovasi ini, Lapas Kelas I Cipinang menargetkan perubahan pola layanan dari request based service di mana informasi diperoleh melalui permintaan kepada petugas menjadi self monitoring service yang memungkinkan masyarakat memantau perkembangan usulan Integrasi secara mandiri. Langkah ini menjadi komitmen Lapas Kelas I Cipinang menghadirkan pelayanan publik yang makin transparan, akuntabel, adaptif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sejalan dengan semangat Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan PRIMA. (IR)

 

 

 

Kontributor: Lapas Kelas I Cipinang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0