Manfaat Ganda Lahan SAE Lapas Parigi, Penuhi Gizi Warga Binaan dan Suplai Pasar Sentral
Parigi, INFO_PAS – Produktivitas Warga Binaan terus terlihat dari pemanfaatan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi. Jumat (25/9), area tersebut kembali hasilkan 60 ikat pakcoy dan 30 ikat bayam.
Panen dilakukan oleh Warga Binaan yang tengah jalani program asimilasi dengan pendampingan dan pengawasan jajaran Subseksi Pembinaan. Kegiatan ini juga libatkan dua peserta magang di Lapas Parigi sebagai sarana untuk mengenal secara langsung pelaksanaan pembinaan kemandirian di bidang pertanian di lingkungan Pemasyarakatan.
Hasil panen kemudian didistribusikan sesuai peruntukannya. Sebanyak 30 ikat bayam diserahkan ke dapur Lapas untuk diolah menjadi menu makanan bagi Warga Binaan. Sementara itu, 60 ikat pakcoy didistribusikan untuk memenuhi pesanan mitra pedagang sayur di Pasar Sentral Parigi.
Mewakili Kepala Lapas Parigi, Kepala Subseksi Pembinaan, I Made Yori Andrianto, menjelaskan bahwa panen tersebut menunjukkan keberlanjutan program pembinaan kemandirian di Lapas Parigi.
"Sesuai dengan arahan Bapak Kalapas, pengelolaan lahan SAE ini terus kami optimalkan dan awasi pelaksanaannya. Panen hari ini membuktikan bahwa pembinaan agrikultur kita berjalan efektif. Hasilnya memberi manfaat ganda: menyuplai kebutuhan gizi di dapur Lapas, sekaligus melatih jiwa kewirausahaan Warga Binaan karena kualitas sayuran kita mampu bersaing dan dipercaya oleh pedagang di Pasar Sentral Parigi," ujar I Made.
Rasa bangga atas hasil panen juga dirasakan Warga Binaan yang terlibat. Salah satunya SK yang mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya atas keterampilan yang diperoleh.
"Kami sangat senang dan semangat melihat sayuran yang kami rawat setiap hari dari bibit sampai tumbuh subur ini bisa dipanen. Ilmu bercocok tanam dan kedisiplinan kerja yang diajarkan oleh bapak-bapak petugas di sini sangat bermanfaat. Insya Allah, keterampilan ini akan jadi bekal kuat saya untuk bertani yang benar saat bebas nanti," tutur SK.
Melalui pemanfaatan lahan SAE, Lapas Parigi terus bekali Warga Binaan dengan keterampilan pertanian terapan. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk hidup mandiri dan memperoleh mata pencaharian yang halal setelah kembali ke tengah masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Parigi
What's Your Reaction?


