Masuki Pekan Keenam, Lapas Batulicin dan Puskesmas Pulau Tanjung Kembali Gelar Tracing TBC

Masuki Pekan Keenam, Lapas Batulicin dan Puskesmas Pulau Tanjung Kembali Gelar Tracing TBC

Batulicin, INFO PAS – Memasuki pekan keenam, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin bersama Puskesmas Pulau Tanjung kembali laksanakan tracing Tuberkulosis (TBC) bagi Warga Binaan, Sabtu (12/9). Tracing kali ini difokuskan bagi Warga Binaan di Blok Foxtrot atau Blok Mapenaling.

Kegiatan berlangsung di Klinik Paripurna Lapas Batulicin dengan melibatkan petugas kesehatan Lapas dan tim Puskesmas Pulau Tanjung. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap, diawali dengan pengukuran dan penimbangan berat badan sebelum dilanjutkan pemeriksaan kesehatan. Setiap tahapan diarahkan untuk memperoleh gambaran kondisi kesehatan Warga Binaan sekaligus mendeteksi potensi TBC agar dilakukan tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan.

Petugas Kesehatan Lapas Batulicin, Yudha Pratama, menjelaskan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tracing yang dilaksanakan secara bergilir berdasarkan blok hunian. Pola tersebut dilakukan agar pemeriksaan menjangkau seluruh Warga Binaan secara bertahap dan terarah.

“Dengan pola ini, pemeriksaan dapat dilakukan secara lebih terarah sehingga kondisi kesehatan Warga Binaan terus dipantau dan potensi TBC diketahui sedini mungkin,” ujar Yudhanya.

Koordinator dari Puskesmas Pulau Tanjung, dr. Nur Alia, menyampaikan pemeriksaan tersebut merupakan kegiatan rutin yang terlaksana berkat sinergi berkelanjutan antara Lapas Batulicin, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanah Bumbu, dan Puskesmas Pulau Tanjung. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit menular di lingkungan Lapas.

“Sinergi antara Lapas Batulicin, Dinkes Kabupaten Tanah Bumbu, dan Puskesmas Pulau Tanjung menjadi kekuatan bersama untuk mendeteksi TCB lebih awal dan memberikan tindak lanjut sesuai kondisi yang ditemukan,” ungkap dr. Alia.

Sementara itu, salah seorang Warga Binaan berinisial I menilai deteksi dini penting karena TBC merupakan penyakit menular yang perlu diketahui lebih awal agar kesehatan Warga Binaan tetap terjaga. “Saya merasa diperhatikan karena pemeriksaan kesehatan seperti ini terus dilakukan. TBC merupakan penyakit menula sehingga kami merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan menjaga diri agar terhindar dari penyakit tersebut,” ungkapnya.

Tracing TBC menjadi bukti

perhatian terhadap kesehatan Warga Binaan terus berjalan secara konsisten dari satu blok ke blok lainnya. Langkah tersebut diharapkan memperkuat pencegahan penyakit menular sekaligus menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, aman, dan mendukung proses perubahan Warga Binaan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Batulicin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0