Misa Ekaristi di Lapas Cibinong, Warga Binaan Dikuatkan dalam Iman dan Pembinaan

Misa Ekaristi di Lapas Cibinong, Warga Binaan Dikuatkan dalam Iman dan Pembinaan

Cibinong, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong optimalkan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan melalui kegiatan keagamaan. Salah satunya diwujudkan dalam pelaksanaan Misa bagi Warga Binaan Katolik yang digelar di Gereja Oikumene Terang Dunia Lapas Cibinong, Senin (22/6).

Misa berlangsung khidmat dan dipimpin oleh Romo Carolus Putranto Tri Hidayat dari Komunitas Kasih Tuhan Keuskupan Agung Jakarta. Kegiatan ini diikuti Warga Binaan Katolik dengan antusias sebagai sarana memperdalam iman dan memperkuat hubungan spiritual dengan Tuhan selama menjalani masa pembinaan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan membentuk karakter, meningkatkan kesadaran moral, serta memperkuat kesiapan Warga Binaan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.

Dalam homilinya, Romo Carolus menyampaikan renungan dari Injil Matius 6:24–34 tentang ajakan untuk mengutamakan Tuhan dan tidak dikuasai kekhawatiran duniawi. Ia mengingatkan bahwa harapan dan kepercayaan kepada Tuhan menjadi pegangan dalam menjalani kehidupan.

“Janganlah khawatir akan hari esok, karena hari esok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari,” pesannya dalam renungan tersebut.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik Lapas Cibinong, Yoseph Jhon Ferry, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam pembentukan karakter Warga Binaan.

“Pembinaan kerohanian tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman agama, tetapi juga membangun kesadaran diri, menumbuhkan harapan, serta memperkuat komitmen Warga Binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Nilai-nilai spiritual ini diharapkan menjadi fondasi perubahan perilaku dan reintegrasi sosial,” ujarnya.

Pelaksanaan Misa berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. Warga Binaan mengikuti seluruh rangkaian ibadah, mulai dari liturgi sabda, homili, doa umat, komuni, hingga berkat penutup.

Salah seorang Warga Binaan, SA ,mengaku bersyukur dapat mengikuti Misa yang rutin dilaksanakan di Lapas Cibinong. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ketenangan batin dan penguatan dalam menjalani masa pembinaan.

“Melalui Misa dan renungan yang disampaikan Romo, saya belajar untuk lebih percaya kepada Tuhan dan tidak terlalu khawatir terhadap masa depan. Kegiatan ini membuat saya lebih tenang, lebih bersyukur, dan memotivasi saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap SA.

Lapas Cibinong berkomitmen terus memenuhi hak warga binaan dalam menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Melalui pembinaan keagamaan berkelanjutan, diharapkan terbentuk pribadi yang berintegritas, bermoral, serta siap kembali berkontribusi positif di masyarakat setelah selesai menjalani masa pidana. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Cibinong

 

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0