Operasi Bersama Lapas Tanjung dan APH Sasar Kamar Hunian dan Tes Urine Warga Binaan
Tanjung, INFO_PAS – Sebanyak 50 Warga Binaan dan 30 petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung jalani tes urine dalam operasi bersama yang turut melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) dari Kepolisian Sektor (Polsek) Murung Pudak, Komando Distrik Militer 1008/Tabalong, dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tabalong, Selasa (22/9). Selain tes urine, tim gabungan juga melakukan penggeledahan kamar hunian sebagai pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban.
Tim gabungan menyisir kamar hunian di Blok A kamar 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 9, 10, dan 11; Blok B kamar 2, 3, 4, 5, 6, dan 7; serta Blok C kamar 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10. Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan, antara lain tujuh sendok besi, 25 korek api gas, sembilan pisau buatan, enam botol kaca, empat kipas angin portabel, tiga pengisi daya telepon seluler, serta sejumlah kabel dan benda lainnya.
Kepala Lapas Tanjung, Tri Joko Wiyono, mengatakan operasi bersama menjadi penguatan deteksi dini dengan melibatkan APH di luar Lapas. Kolaborasi tersebut membantu memperluas pengawasan sekaligus mengingatkan Warga Binaan agar mematuhi tata tertib yang berlaku.
“Pengawasan harus kami lakukan secara rutin dan bersama-sama. Saya juga mengingatkan Warga Binaan agar tidak menyimpan handphone, narkoba, senjata tajam, maupun barang lain yang dilarang karena semuanya bisa menimbulkan gangguan keamanan,” pinta Tri.
Kepala Polsek Murung Pudak, AKP Sunaryo, menjelaskan keterlibatan personel kepolisian dalam operasi bersama merupakan dukungan terhadap upaya menjaga keamanan di lingkungan Lapas. Ia menilai pemeriksaan secara bersama menjadi pencegahan sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mengantisipasi peredaran barang terlarang.
“Yang kita lakukan ini lebih kepada pencegahan. Dengan pemeriksaan bersama, kita bisa melihat kondisi di lapangan dan memastikan potensi gangguan keamanan dapat segera diketahui,” kata Sunaryo.
Sementara itu, Petugas BNNK Tabalong, Edi, menyampaikan tes urine terhadap 50 Warga Binaan dan 30 petugas Lapas menunjukkan hasil keseluruhan negatif. ”Kami turut mendukung penggeledahan sebagai upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan Pemasyarakatan,” jelasnya.
Seluruh barang hasil penggeledahan diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan, sedangkan hasil operasi disampaikan dalam konferensi pers dan barang yang memenuhi ketentuan untuk dimusnahkan akan diproses oleh Lapas Tanjung. (IR)
Kontributor: Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


