Panen 17 Kg Kacang Panjang, Lapas Batulicin Tambah Deretan Capaian Pertanian Warga Binaan

Panen 17 Kg Kacang Panjang, Lapas Batulicin Tambah Deretan Capaian Pertanian Warga Binaan

Batulicin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin kembali catatkan hasil kegiatan pertanian melalui panen 17 kilogram kacang panjang, Sabtu (19/9). Hasil tersebut menambah catatan produksi pertanian yang dikerjakan bersama Warga Binaan.

Panen berlangsung di SAE Kebun Luar Lapas Batulicin dengan melibatkan tiga Warga Binaan yang mengikuti proses pengelolaan tanaman sejak awal. Mereka terlibat dalam penanaman, perawatan, penyiraman, pengendalian hama, hingga memetik kacang panjang yang telah siap dipanen.

Sebanyak 17 kilogram kacang panjang hasil panen kemudian dimanfaatkan untuk kebutuhan Dapur Sehat Lapas Batulicin. Hasil kebun tersebut tunjukkan kegiatan pertanian mampu hasilkan komoditas yang dapat dimanfaatkan secara langsung.

Kegiatan pertanian juga menjadi ruang bagi Warga Binaan untuk memperoleh pengalaman mengelola tanaman secara langsung hingga menghasilkan panen. Pengetahuan tersebut menjadi bagian dari keterampilan yang diharapkan dapat mereka manfaatkan sebagai bekal setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Petugas Lapas Batulicin, Ahmad Jaidi Alfi, menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan sejak tanaman dirawat hingga memasuki masa panen. Pengawalan tersebut sekaligus memastikan Warga Binaan memahami setiap tahapan pengelolaan tanaman dengan baik.

“Kami mendampingi proses pertanian mulai dari perawatan sampai tanaman siap dipanen. Pendampingan ini kami lakukan agar Warga Binaan memahami prosesnya dengan baik dan hasil kebun dapat terus memberikan manfaat,” ujar Jaidi.

Salah seorang Warga Binaan, M, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan pertanian hingga menghasilkan panen. Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan pengetahuan baru yang dapat menjadi bekal untuk kehidupan setelah selesai menjalani pembinaan.

“Saya senang bisa ikut mengelola tanaman sampai panen seperti ini. Banyak pengalaman yang saya dapat dan semoga keterampilan bertani ini bisa menjadi bekal untuk saya setelah selesai menjalani pembinaan,” ungkap M.

Sementara itu, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menyampaikan bahwa hasil panen tersebut jadi bagian dari perkembangan pembinaan kemandirian yang dilakukan secara produktif. Ia menegaskan dukungan terhadap kegiatan pertanian agar terus berkembang dan memberikan manfaat bagi Warga Binaan maupun kebutuhan pangan Lapas.

“Setiap hasil panen menjadi bagian dari proses pembinaan yang kami dorong agar terus berkembang. Kami ingin kegiatan pertanian tidak hanya menghasilkan komoditas, tetapi juga memberikan keterampilan dan pengalaman nyata bagi Warga Binaan,” ujar Thoha.

Lapas Batulicin terus kembangkan pengelolaan kebun sebagai ruang pembinaan yang menghasilkan keterampilan sekaligus produk pertanian. Panen 17 kilogram kacang panjang menjadi salah satu hasil kegiatan yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan Dapur Sehat Lapas Batulicin. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Batulicin

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0