Panen 76 Kg Timun Segar, Kebun SAE Rutan Pelaihari Terus Tunjukkan Hasil Nyata

Panen 76 Kg Timun Segar, Kebun SAE Rutan Pelaihari Terus Tunjukkan Hasil Nyata

Pelaihari, INFO_PAS — Deretan tanaman timun yang tumbuh subur di kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari kembali tunjukkan hasil menggembirakan. Melalui perawatan yang dilakukan secara rutin oleh Warga Binaan bersama petugas, 76 kg timun segar berhasil dipanen pada Kamis (4/6).

Panen tersebut menjadi program pembinaan kemandirian yang terus dijalankan Rutan Pelaihari melalui SAE. Program ini dirancang untuk memberikan keterampilan dan pengalaman kerja nyata kepada Warga Binaan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Hasil panen timun segar kali ini menjadi bukti pembinaan yang dilakukan berkelanjutan mampu menghasilkan manfaat nyata. Mulai dari pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, pemupukan, hingga perawatan tanaman dilakukan secara langsung oleh Warga Binaan di bawah bimbingan petugas.

Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Galang Tresno Prakoso, menyampaikan keberhasilan panen merupakan hasil dari proses pembelajaran yang dijalankan secara konsisten setiap hari. "Pembinaan kemandirian tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi bertujuan membentuk keterampilan, kedisiplinan, dan tanggung jawab Warga Binaan. Melalui kegiatan pertanian di kebun SAE, mereka belajar mengelola proses dari awal hingga menghasilkan produk yang memiliki nilai manfaat. Program ini akan terus kami kembangkan agar makin banyak keterampilan yang menjadi bekal saat mereka kembali ke masyarakat," ujarnya.

Salah satu Warga Binaan Arif, memperoleh banyak pengalaman selama terlibat dalam perawatan tanaman timun hingga masa panen. "Saya ikut merawat tanaman ini hampir setiap hari, mulai dari menyiram, membersihkan gulma, sampai memastikan tanaman tumbuh dengan baik. Rasanya senang ketika melihat hasilnya bisa dipanen seperti sekarang. Dari kegiatan ini, saya belajar bahwa kerja keras dan ketekunan akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Ilmu yang saya dapatkan juga bisa menjadi bekal untuk kehidupan saya nanti setelah bebas," terangnya.

Panen 76 kg timun segar tersebut kembali membuktikan lahan SAE Rutan Pelaihari mampu dimanfaatkan secara optimal dan produktif. Lebih dari sekadar menghasilkan komoditas pertanian, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang memberikan harapan, keterampilan, dan kesempatan bagi Warga Binaan untuk mempersiapkan diri menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pidananya.

Kegiatan ini juga sejalan dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan yang tersedia di Lapas dan Rutan. Melalui pengelolaan lahan secara produktif, Warga Binaan tidak hanya belajar bercocok tanam, tetapi juga memahami proses produksi hingga hasil panen memberikan nilai ekonomi. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Pelaihari
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0