Panen Daun Mint Hidroponik, Lapas Narkotika Karang Intan Produksi Teh Laskarin
Karang Intan, INFO_PAS - Semangat pembinaan kemandirian terus tumbuh di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Melalui program pertanian modern berbasis hidroponik, Warga Binaan panen daun mint sebagai bahan baku utama produksi Teh Mint Laskarin, salah satu produk unggulan hasil pembinaan Lapas, Senin (26/1).
Kegiatan panen yang berlangsung di area Sarana Edukasi dan Asimilasi ini diikuti Warga Binaan dengan penuh antusias. Daun mint yang dipanen merupakan hasil perawatan intensif menggunakan sistem hidroponik yang ramah lingkungan serta mampu menghasilkan tanaman berkualitas, segar, dan bernilai ekonomi.
Salah satu Warga Binaan, Aan, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam proses produksi produk unggulan Lapas.
“Dari sini kami belajar bertanggung jawab dan punya keterampilan. Awalnya hanya belajar menanam, sekarang bisa panen dan tahu hasilnya jadi produk nyata. Ini jadi bekal berharga buat kami ke depan,” ujarnya.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Narkotika Karang Intan, Indra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
“Kami tidak hanya mengajarkan cara menanam, tetapi juga bagaimana mengolah hasilnya menjadi produk bernilai jual. Teh Mint Laskarin menjadi bukti bahwa Warga Binaan mampu menghasilkan produk unggulan yang berkualitas,” jelasnya.
Ia menambahkan, sistem hidroponik dipilih karena efisien, mudah dikembangkan, serta relevan dengan tren pertanian modern yang dapat diterapkan Warga Binaan setelah kembali ke masyarakat.
Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tujuan Pemasyarakatan dalam membentuk Warga Binaan yang produktif dan mandiri.
“Panen daun mint ini bukan sekadar kegiatan bercocok tanam, tetapi bagian dari proses perubahan. Kami ingin Warga Binaan memiliki keterampilan, kepercayaan diri, dan harapan baru melalui pembinaan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa Teh Mint Laskarin menjadi salah satu bukti keberhasilan pembinaan kemandirian di Lapas Narkotika Karang Intan, sekaligus komitmen Lapas dalam mendukung program pembinaan produktif dan berdaya saing. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan
What's Your Reaction?


