Panen Perdana Ayam Petelur, Lapas Narkotika Muara Sabak Wujudkan Pembinaan Produktif

Panen Perdana Ayam Petelur, Lapas Narkotika Muara Sabak Wujudkan Pembinaan Produktif

Muara Sabak, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Muara Sabak laksanakan panen perdana ayam petelur sebagai program pembinaan kemandirian dan penguatan ketahanan pangan bagi Warga Binaan, Senin (5/10). Dari hasil panen tersebut, produksi telur mencapai ±540 butir per hari, menunjukkan program budidaya ayam petelur yang dikembangkan Lapas Narkotika Muara Sabak telah berjalan produktif.

Kepala Lapas Narkotika Muara Sabak, Muhammad Askari Utomo, menyampaikan capaian tersebut menjadi motivasi bagi jajaran untuk terus mengembangkan program pembinaan yang memberikan keterampilan dan pengalaman kerja bagi Warga Binaan. “Panen perdana ini menjadi salah satu bentuk nyata dari pembinaan kemandirian yang kami jalankan. Dengan produksi mencapai sekitar 540 butir telur per hari, kami berharap program ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi Warga Binaan maupun Lapas,” harapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Irwan Rahmat Gumilar. Ia memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program ayam petelur yang melibatkan Warga Binaan secara langsung.

“Program ini menjadi salah satu upaya positif dalam membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang dapat dikembangkan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” terang Irwan.

Budidaya ayam petelur tidak hanya menghasilkan produk pangan, tetapi juga menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk belajar mengenai perawatan ternak, pemberian pakan, kebersihan kandang, hingga proses pengumpulan dan pengelolaan hasil produksi. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian.

Salah satu Warga Binaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut, AZ, mendapatkan pengalaman dan keterampilan baru selama mengikuti program budidaya ayam petelur. Ia berharap kegiatan pembinaan seperti budidaya ayam petelur terus dikembangkan karena memberikan pengalaman kerja secara langsung sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemandirian bagi Warga Binaan.

“Selama mengikuti kegiatan ini saya belajar bagaimana merawat ayam, memberi pakan, menjaga kebersihan kandang, hingga mengumpulkan hasil telur setiap hari. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena selain mengisi waktu dengan hal positif, kami juga mendapatkan keterampilan yang nantinya bisa menjadi bekal setelah menjalani masa pidana,” ungkap AZ.

Ke depan, Lapas Narkotika Muara Sabak berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian berkelanjutan sehingga berbagai kegiatan produktif yang dilaksanakan memberikan hasil nyata sekaligus menjadi proses mempersiapkan Warga Binaan untuk kembali berkontribusi secara positif di masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: LPN Muara Sabak

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0