Pastikan Keamanan Pangan Warga Binaan, Lapas Perempuan Malang Laksanakan Swab Cadong dan Alat Makan
Malang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang bekerja sama dengan Puskesmas Ciptomulyo lakukan swab terhadap cadong (wadah distribusi makanan) dan peralatan makan yang digunakan Warga Binaan, Rabu (24/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan sanitasi untuk pastikan kebersihan dan keamanan makanan yang dikonsumsi Warga Binaan setiap hari.
Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel dari sejumlah cadong dan peralatan makan yang digunakan dalam proses penyajian makanan. Sampel tersebut selanjutnya dianalisis untuk mendeteksi potensi kontaminasi bakteri maupun mikroorganisme lain yang dapat memengaruhi kualitas dan keamanan pangan.
Selain sebagai langkah preventif jaga kesehatan Warga Binaan, kegiatan ini juga jadi salah satu persyaratan dalam proses perpanjangan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. Sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa penyelenggaraan makanan di Lapas Perempuan Malang telah memenuhi standar kebersihan dan keamanan yang ditetapkan.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Rubiniza, menyampaikan bahwa pemenuhan standar higiene dan sanitasi merupakan bagian penting dari pelayanan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemenuhan hak Warga Binaan.
“Melalui kegiatan swab ini, kami ingin memastikan seluruh sarana yang digunakan dalam proses penyajian makanan berada dalam kondisi bersih dan aman. Selain itu, hasil pemeriksaan ini juga menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan makanan bagi Warga Binaan,” ujar Rubiniza.
Sementara itu, petugas Puskesmas Ciptomulyo, Taufik, menjelaskan bahwa swab dilakukan untuk pantau tingkat kebersihan peralatan yang digunakan dalam penyelenggaraan makanan.
“Pemeriksaan ini bertujuan memastikan peralatan makan dan wadah distribusi makanan memenuhi standar sanitasi yang ditetapkan. Hasilnya akan menjadi dasar rekomendasi perbaikan dan penguatan pengawasan agar kualitas higiene sanitasi tetap terjaga,” terang Taufik.
Dengan sinergi ini, diharapkan kualitas penyelenggaraan makanan bagi Warga Binaan dapat terus terjaga. Langkah ini sekaligus wujud komitmen Lapas Perempuan Malang berikan layanan yang aman, sehat, dan sesuai standar kesehatan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Perempuan Malang
What's Your Reaction?


