Pelatihan Barbershop Jadi Sarana Pembinaan Kemandirian Warga Binaan Lapas Tanjung
Tanjung, INFO_PAS – Kemampuan memotong rambut menjadi keterampilan praktis yang diasah Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung melalui pelatihan barbershop. Pada Senin (14/9), peserta mempraktikkan teknik dasar pemotongan rambut secara langsung setelah mendapatkan pengenalan alat dan arahan dari pembimbing.
Pelatihan berlangsung secara bertahap dengan materi yang menyesuaikan proses kerja di barbershop. Peserta terlebih dahulu mengenali fungsi dan cara menggunakan peralatan, kemudian mempelajari teknik dasar sebelum menerapkannya dalam praktik pemotongan rambut.
Staf Pembinaan, Abu Salim, menjelaskan pembelajaran berbasis praktik memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk mengembangkan kemampuan melalui pengalaman langsung. Pendampingan juga dilakukan secara intensif agar peserta memahami penggunaan alat dan teknik pemotongan dengan benar.
“Kalau hanya melihat atau mendengar penjelasan, tentu berbeda dengan langsung mencoba. Karena itu, kami dampingi setiap tahap supaya peserta tidak hanya tahu teorinya, tetapi juga terbiasa mempraktikkannya,” ujar Salim.
Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Hairudin, menambahkan keterampilan barbershop dipilih sebagai salah satu materi pembinaan karena memiliki ruang untuk terus dikembangkan. Kemampuan tersebut dapat menjadi alternatif keterampilan kerja yang dapat dimanfaatkan Warga Binaan setelah menyelesaikan masa pembinaan.
“Kami ingin keterampilan yang dipelajari di sini punya manfaat setelah mereka kembali ke masyarakat. Potong rambut merupakan kemampuan yang bisa terus dilatih dan dikembangkan menjadi pekerjaan apabila ditekuni dengan serius,” kata Hairudin.
Salah satu Warga Binaan berinisial I tertarik mengikuti pelatihan karena ingin memiliki kemampuan baru yang dapat digunakan setelah bebas. Ia juga merasakan perbedaan antara sekadar mengetahui teknik potong rambut dan mempraktikkannya secara langsung.
“Saya jadi tahu cara menggunakan alat dan teknik dasarnya. Memang harus teliti, tetapi saya senang belajar sesuatu yang sebelumnya belum saya kuasai,” ungkap I. (IR)
Kontributor: Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


