Penanaman 750 Benih Menimun, Lapas Banjarmasin Perkuat Kegiatan Pertanian
Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatab (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin terus optimalkan program pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian dengan melaksanakan penanaman mentimun di area Sarana Asimilasi dan Edukasi 1, Sabtu (27/6). Kegiatan tersebut melibatkan Warga Binaan yang mengikuti program pembinaan kerja di bidang pertanian dengan pendampingan petugas seksi kegiatan kerja (giatja).
Sebanyak 250 lubang tanam telah dipersiapkan untuk budidaya mentimun. Pada setiap lubang ditanam tiga biji benih sehingga total benih yang ditanam mencapai 750 butir. Proses penanaman diawali dengan penyiapan media tanam yang telah diberi pupuk organik, kemudian benih ditanam sesuai jarak tanam yang telah ditentukan agar pertumbuhan tanaman berlangsung optimal.
Kepala Seksi Giatja, Bagus Paras Etika, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan pembinaan keterampilan yang dirancang agar Warga Binaan memiliki pengalaman praktik di bidang pertanian. "Warga Binaan tidak hanya belajar teknik budidaya tanaman, tetapi juga dibiasakan untuk disiplin, teliti, dan bertanggung jawab dalam setiap tahapan proses bercocok tanam. Keterampilan ini diharapkan menjadi bekal bermanfaat ketika mereka kembali ke masyarakat," ujarnya.
Salah seorang Warga Binaan berinisial AS senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan pertanian memberikan pengalaman baru sekaligus menambah kepercayaan diri untuk memulai usaha setelah bebas.
"Saya sebelumnya belum pernah menanam mentimun secara langsung. Di sini kami diajarkan mulai dari menyiapkan lahan, menanam benih, sampai cara merawat tanaman. Ilmu ini sangat bermanfaat dan semoga bisa saya terapkan nanti ketika kembali ke keluarga," tutur AS.
Sementara itu, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan pemanfaatan lahan produktif menjadi salah satu wujud komitmen dalam menghadirkan pembinaan berkelanjutan dan berdampak nyata. "Kami terus mengembangkan berbagai program kemandirian, termasuk pertanian, agar Warga Binaan memiliki bekal keterampilan produktif. Harapannya, pengalaman yang diperoleh selama menjalani pembinaan menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti," harapnya.
Melalui penanaman mentimun ini, Lapas Banjarmasin terus memperkuat implementasi pembinaan kemandirian yang tidak hanya memanfaatkan lahan secara produktif, tetapi juga membentuk etos kerja, tanggung jawab, dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


