Penyakit Penyakit Menular, Lapas Tanjung Perkuat Peran Kader Kesehatan
Tanjung, INFO_PAS – Upaya pencegahan penyakit menular terus diperkuat melalui pemberdayaan Kader Kesehatan yang berasal dari Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung. Edukasi kesehatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran, deteksi dini, dan pendampingan antarsesama penghuni blok hunian dalam menjaga kondisi kesehatan lingkungan
Pada Sabtu (2/5), digelar sosialisasi di Aula Lapas Tanjung dengan menghadirkan dokter Lapas, dr. Septi Armanita, sebagai pemateri utama. Kegiatan ini diikuti Warga Binaan yang telah dipilih dan dilatih sebagai Kader Kesehatan, yakni individu yang memiliki peran membantu petugas kesehatan dalam memberikan edukasi dan pengawasan kesehatan di lingkungan hunian.
Dalam paparannya, dr. Septi menjelaskan berbagai penyakit menular yang berpotensi muncul di lingkungan padat hunian, seperti tuberkulosis, infeksi saluran pernapasan, penyakit kulit, hingga penyakit akibat sanitasi yang kurang baik. Ia menekankan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, serta kewaspadaan terhadap gejala awal penyakit. “Kader Kesehatan harus menjadi mata dan telinga petugas kesehatan. Deteksi dini adalah kunci untuk mencegah penyebaran penyakit di blok hunian,” ujarnya.
Dr. Septi juga menekankan pentingnya peran Kader Kesehatan dalam memberikan edukasi sederhana kepada sesama Warga Binaan. Pendekatan dari sesama penghuni lebih efektif karena komunikasi yang terjalin lebih akrab dan mudah diterima. “Penyampaian informasi kesehatan dari sesama Warga Binaan akan lebih mudah dipahami dan diikuti. Di sinilah peran strategis para kader,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala subesksi Perawatan Lapas Tanjung, Nurdiana, menyampaikan keberadaan Kader Kesehatan sangat membantu tugas petugas dalam menjaga stabilitas kesehatan di Lapas. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kader Kesehatan menjadi perpanjangan tangan petugas dalam memantau kondisi kesehatan di blok hunian secara langsung setiap hari,” jelasnya.
Salah satu Warga Binaan yang menjadi Kader Kesehatan, Adunk, mendapatkan pemahaman baru melalui sosialisasi ini. Ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk membantu sesama. “Kami jadi lebih paham tanda-tanda penyakit menular dan bagaimana mencegahnya. Ilmu ini sangat bermanfaat untuk kami dan teman-teman di blok,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Tanjung berharap peran Kader Kesehatan makin optimal dalam menciptakan lingkungan hunian yang bersih, sehat, dan bebas dari penyebaran penyakit menular. Sinergi antara petugas kesehatan dan Warga Binaan diharapkan membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan di Lapas. (IR)
Kontributor: Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


