Perkuat Benteng Spiritual, Lapas Wahai Gelar Yasinan dan Doa Bersama

Perkuat Benteng Spiritual, Lapas Wahai Gelar Yasinan dan Doa Bersama

Wahai, INFO_PAS – Suasana khidmat dan penuh haru selimuti Masjid At-Taubah di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai. Seluruh petugas beserta Warga Binaan yang beragama Islam berkumpul untuk menggelar kegiatan Yasinan dan doa bersama, Kamis (1/10) usai Magrib.

Kegiatan ini ditujukan khusus untuk memperkuat benteng spiritual sekaligus memohon kepada Allah Swt. agar seluruh jajaran, Warga Binaan, serta masyarakat secara umum dijauhkan dari segala bala, azab, dan bencana. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an dan zikir yang menggema dari balik jeruji besi ini jadi salah satu pilar penting program pembinaan kepribadian rohani yang rutin dilaksanakan di Lapas Wahai.

Kepala Subseksi Pembinaan, La Joi, menjelaskan bahwa kegiatan keagamaan semacam ini bukan sekadar rutinitas formal, melainkan instrumen penting untuk menyentuh hati para Warga Binaan agar memiliki kepekaan sosial dan moral yang lebih tinggi.

"Pembinaan di Lapas Wahai tidak hanya fokus pada pembekalan keterampilan mandiri, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dan spiritualitas. Melalui yasinan dan doa bersama ini, kami mengajak Warga Binaan untuk membangun empati dan kesadaran rohani. Kita memohon perlindungan dari Sang Pencipta agar daerah kita senantiasa aman dan dijauhkan dari marabahaya serta segala bentuk bencana," ujar La Joi.

Respons positif dan antusiasme tinggi juga datang dari para Warga Binaan yang hadir. Salah satunya PA, yang mengungkapkan rasa damai dan haru yang mendalam selama mengikuti jalannya pembacaan Surah Yasin tersebut.

"Malam yasinan seperti ini selalu membuat hati kami terasa tenang dan damai. Di sini, kami menyadari kesalahan masa lalu dan ingin terus memperbaiki diri. Doa bersama agar dijauhkan dari azab dan bencana ini adalah wujud doa tulus kami, bahwa dari balik jeruji pun kami selalu mendoakan keselamatan bagi keluarga kami di rumah," tutur PA.

Sementara itu, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, tegaskan bahwa komitmen pihak Lapas akan terus konsisten dalam hadirkan program pembinaan yang bersifat humanis dan religius. Pendekatan spiritual dinilai menjadi fondasi utama dalam pembentukan karakter transformatif agar Warga Binaan siap kembali ke tengah masyarakat.

"Melalui penguatan nilai-nilai keagamaan dan istikamah dalam beribadah, diharapkan dapat menanamkan kesadaran moral yang kuat di dalam jiwa mereka. Kegiatan yasinan ini juga menjadi ruang baik bagi Petugas maupun Warga Binaan untuk bersimpuh, introspeksi diri, dan memohon ampunan agar senantiasa diberkahi keselamatan dunia dan akhirat," ucap Tersih.

Acara yasinan bersama ini diakhiri dengan salat berjemaah dan doa keselamatan yang berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Lapas Wahai berkomitmen untuk terus hadirkan program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan demi membentuk karakter Warga Binaan yang berakhlak mulia dan siap kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Wahai

 

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
1