Perkuat Deteksi Dini, Lapas Tangerang Gelar Sidak Gabungan dan Tes Urine

Perkuat Deteksi Dini, Lapas Tangerang Gelar Sidak Gabungan dan Tes Urine

Tangerang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang gelar inspeksi mendadak (sidak) gabungan dan tes urine bagi Warga Binaan, Rabu (16/9) malam. Kegiatan tersebut libatkan jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Banten, Kepolisian, TNI, dan Badan Narkotika Nasional (BNNK) Kota Tangerang sebagai deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).

Petugas gabungan memeriksa sejumlah kamar dan blok hunian Warga Binaan untuk memastikan tidak terdapat barang yang berpotensi mengganggu kamtib. Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan, antara lain benda tajam, peralatan berbahan kaca, alat pemantik, perlengkapan elektronik, serta beberapa barang lainnya. Seluruh temuan diamankan untuk didata dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Selain penggeledahan, petugas lakukan tes urine secara acak terhadap 60 Warga Binaan dari setiap blok hunian. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh Warga Binaan yang menjalani tes urine dinyatakan negatif narkotika.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, mengatakan sidak dan tes urine menjadi bagian dari pengawasan untuk mendeteksi potensi gangguan sejak awal. “Sidak dan tes urine ini merupakan upaya kami untuk memastikan lingkungan Lapas tetap aman dan kondusif. Yang terpenting bukan hanya menemukan pelanggaran, tetapi bagaimana potensi gangguan dapat kita cegah dan deteksi sejak awal,” ungkap Beni.

Ia menambahkan hasil kegiatan akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pengawasan terhadap barang yang masuk, digunakan, maupun beredar di lingkungan Lapas. Dukungan instansi terkait juga diperlukan untuk menjaga keamanan sekaligus memastikan program pembinaan tetap berjalan.

“Kami sangat terbantu dengan sinergi bersama Kanwil Ditjenpas Banten,  Kepolisian, TNI, dan BNNK. Kolaborasi ini memperkuat pengawasan dan langkah pencegahan secara bersama-sama. Kami ingin memastikan Lapas menjadi lingkungan yang aman dan tertib sehingga proses pembinaan Warga Binaan berjalan optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kamwil Ditjenpas Banten, Lili, tegaskan deteksi dini menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan di Lapas. Menurutnya, kewaspadaan perlu dibangun secara konsisten agar potensi gangguan dapat dicegah sejak awal.

“Deteksi dini harus menjadi budaya dalam pelaksanaan tugas. Setiap potensi gangguan harus kita cegah sedini mungkin,” ujar Lili.

Perwakilan BNNK Kota Tangerang, Eva Fauziah, mengapresiasi pelaksanaan tes urine yang dilakukan Lapas Tangerang sebagai langkah pencegahan dan pengawasan.

“Pelaksanaan tes urine yang dilakukan secara rutin oleh Lapas Tangerang merupakan langkah yang baik dalam upaya pencegahan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengawasan untuk memastikan lingkungan Lapas tetap terjaga serta mendorong upaya pencegahan secara konsisten. Kami mengapresiasi sinergi yang terus dibangun dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Eva.

Lapas Tangerang akan menindaklanjuti hasil sidak dan tes urine sebagai evaluasi untuk menjaga kamtib dan mendukung kelancaran pembinaan Warga Binaan. (afn)

 

 

Kontributor: Lapas Kelas I Tangerang

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0