Perkuat Keamanan Pasca-Nataru, Lapas Bandanaira Gelar Razia dan Tes Urine

Perkuat Keamanan Pasca-Nataru, Lapas Bandanaira Gelar Razia dan Tes Urine

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira laksanakan razia dan tes urine terhadap Warga Binaan serta petugas, Selasa (6/1). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba dan peredaran barang terlarang, sekaligus menjaga stabilitas keamanan di awal tahun 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Bandanaira, Amier Azan, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman dan tertib.

“Razia dan tes urine ini merupakan wujud keseriusan kami dalam memberantas peredaran barang terlarang, khususnya pascaperayaan Natal dan Tahun Baru. Kondisi yang kondusif menjadi kunci agar program pembinaan dapat berjalan optimal,” tegas Amier.

Razia dilakukan di sejumlah area aktivitas Warga Binaan, meliputi kamar hunian, dapur, dan tempat ibadah. Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan narkoba. Namun demikian, sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban berhasil diamankan, di antaranya korek api, paku, cermin, benang dan jarum jahit, alat cukur, silet, pena, gunting, serta botol parfum dan minuman berbahan kaca. Seluruh barang tersebut selanjutnya diamankan dan dimusnahkan sesuai ketentuan.

Selain razia, tim medis Lapas Bandanaira juga melaksanakan tes urine terhadap empat orang Warga Binaan dan satu petugas yang dipilih secara acak. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel dinyatakan negatif narkoba.

Amier menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan kewaspadaan serta menindak tegas setiap pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan Lapas.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi yang kondusif, namun kami tidak akan lengah. Upaya pencegahan akan terus dilakukan demi mewujudkan Lapas yang bebas dari gangguan keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengapresiasi langkah preventif yang dilakukan Lapas Bandanaira.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan nyata sekaligus penegasan komitmen Lapas Bandanaira dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang bersih dari narkoba dan barang terlarang,” katanya.

Melalui langkah preventif di awal tahun ini, Lapas Bandanaira meneguhkan komitmen untuk memperkuat pengawasan internal, menegakkan disiplin, serta menjaga lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif guna mendukung proses pembinaan secara optimal. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Bandanaira

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0