Perkuat Pembinaan Keagamaan, Lapas Banjarmasin Hadirkan Habib Ahmad Al Habsyi
Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin terus kembangkan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan melalui kegiatan keagamaan. Salah satunya melalui tausyiah bersama Ustaz Habib Ahmad Al Habsyi dan Tim Komunitas Riau Indonesia Mengaji (KARIM) di Masjid Baabut Taqwa, Selasa (29/9).
Kegiatan tersebut diikuti ratusan Warga Binaan dan dihadiri Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, jajaran pejabat struktural, serta petugas. Kehadiran Habib Ahmad Al Habsyi bagian dari upaya Lapas Banjarmasin beri penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai bekal bagi Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan.
Dalam tausyiahnya, Habib Ahmad Al Habsyi mengingatkan Warga Binaan untuk tidak meremehkan setiap kebaikan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, sekecil apa pun kebaikan tetap memiliki nilai dan tidak sepatutnya dianggap remeh.
“Jangan meremehkan kebaikan. Sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan, jangan pernah dianggap remeh,” pesan Habib Ahmad Al Habsyi.
Ia juga mengingatkan agar seseorang tidak memilih-milih dalam berbuat kebaikan berdasarkan latar belakang orang lain.
“Dalam berbuat kebaikan jangan memilih, baik karena agama, suku maupun ras. Kebaikan harus diberikan kepada siapa saja,” lanjutnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi Warga Binaan untuk membangun sikap saling menghargai dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat.
Habib Ahmad Al Habsyi merupakan pembina KARIM yang aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Kiprahnya antara lain diwujudkan melalui gerakan wakaf Al-Qur’an bertajuk One Family One Qur’an serta safari dakwah ke berbagai daerah dan lembaga Pemasyarakatan di Indonesia.
Kepala Lapas Banjarmasin mengapresiasi kehadiran Habib Ahmad Al Habsyi bersama Tim KARIM beri penguatan keagamaan kepada Warga Binaan.
“Kehadiran beliau menjadi tambahan motivasi dan penguatan bagi Warga Binaan. Kami berharap pesan yang disampaikan dapat menjadi pengingat untuk terus berbuat baik dan memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan,” ujar Akhmad Herriansyah.
Lapas Banjarmasin terus buka ruang bagi kegiatan pembinaan kepribadian, termasuk melalui penguatan keagamaan, sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan persiapan Warga Binaan kembali ke tengah masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


