Perluas Ragam Produk Pangan, Lapas Kotabaru Hadirkan Keripik Usus sebagai Produk UMKM Baru
Kotabaru, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus kembangkan pembinaan kemandirian melalui produksi keripik usus sebagai salah satu komoditas UMKM baru di tahun 2026. Kegiatan ini implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya dalam penguatan pembinaan kemandirian dan pemberdayaan ekonomi Warga Binaan.
Produksi keripik usus dilaksanakan oleh Warga Binaan melalui program pembinaan kemandirian di bidang pengolahan pangan sebagai perluasan ragam produk pangan hasil pembinaan. Proses produksi dilakukan secara bertahap, mulai dari pengolahan bahan baku, pengemasan, hingga penerapan standar kebersihan dan kualitas produk sehingga memiliki nilai tambah dan siap bersaing di pasaran.
Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan pengembangan keripik usus menjadi langkah strategis dalam mendukung program pembinaan berkelanjutan. “Produksi keripik usus ini diharapkan mendorong kemandirian dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali ke masyarakat. Kami ingin pembinaan tidak hanya bersifat rutinitas, tetapi benar-benar menghasilkan keterampilan yang produktif dan bernilai ekonomi,” ungkapnya, Rabu (21/1).
Sementara itu, salah satu Warga Binaan berinisial T senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan produksi. “Kami mendapatkan ilmu dan pengalaman baru, mulai dari pengolahan bahan hingga pengemasan. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberi kami bekal keterampilan untuk membuka usaha setelah bebas nanti,” tuturnya.
Melalui pengembangan produk keripik usus sebagai UMKM baru di tahun 2026 ini, Lapas Kotabaru berharap pelaksanaan 15 Program Aksi Kemenimipast berjalan makin optimal sekaligus mendorong pembinaan kemandirian Warga Binaan yang produktif, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi reintegrasi sosial. (IR)
Kontributor: Lapas Kotabaru
What's Your Reaction?


