Pertanian di Lapas Tolitoli Hasilkan 30 Kg Sayuran Segar per Hari

Pertanian di Lapas Tolitoli Hasilkan 30 Kg Sayuran Segar per Hari

Tolitoli, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli terus tunjukkan komitmennya dalam melaksanakan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Kegiatan ini melibatkan tujuhWarga Binaan yang diberdayakan untuk mengelola lahan pertanian milik Lapas. Dari hasil pengelolaan tersebut, Lapas Tolitoli mampu menghasilkan kurang lebih 30 kilogram sayuran segar setiap harinya.

Pembinaan ini berada di bawah koordinasi subseksi kegiatan kerja pimpinan Frengki. Warga Binaan tidak hanya bekerja, tetapi juga dilatih dan dibimbing secara langsung mengenai teknik pertanian yang efektif, mulai dari pengolahan lahan, perawatan tanaman, hingga proses panen. Program ini diharapkan memberikan bekal keterampilan yang berguna bagi Warga Binaan setelah menjalani masa pidana.

Frengki menegaskan pembinaan dilakukan secara berkesinambungan dengan pendampinganintensif. “Kami terus melakukan pendampingan dan evaluasi agar kegiatan pertanian ini berjalan optimal. Harapannya, keterampilan yang diperoleh Warga Binaan benar-benar menjadi modal usaha atau sumber penghidupan setelah bebas nanti,” harapnya, Sabtu (3/1).

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak didik dan Kegiatan Kerja, Feldianto, menambahkan kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang efektif dan berkelanjutan.“Melalui program ini, Warga Binaan dilatih secara disiplin dan bertanggung jawab. Mereka belajar bekerja secara terstruktur dan memahami proses pertanian dari awal hingga panen sehingga nilai edukatifnya sangat kuat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menyampaikan kegiatan ini merupakan upaya pembinaan yang berorientasi pada kemandirian dan keberlanjutan. “Pembinaan kemandirian melalui pertanian ini tidak hanya mengisi waktu Warga Binaan, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan nyata yang dapat dimanfaatkan ketika kembali ke tengah masyarakat. Kami ingin Warga Binaan keluar dari Lapas dengan kemampuan dan kepercayaan diri untuk hidup mandiri,” ujarnya.

Melalui pembinaan kemandirian ini, Lapas Tolitoli berharap mendukung proses reintegrasi sosial Warga Binaan sekaligus berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan pangan secara mandiri dan produktif. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Tolitoli

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0