Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Ikuti Perkuliahan S2 Manajemen

Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Ikuti Perkuliahan S2 Manajemen

Karang Intan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan fasilitasi perkuliahan Strata 2 (S2) Manajemen bagi petugas dan Warga Binaan melalui kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin. Perkuliahan tatap muka mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut berlangsung di Saung Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 1, Kamis (1/10).

Dosen mata kuliah Manajemen SDM, Titien Agustina, sampaikan materi mengenai pengelolaan sumber daya manusia, mulai dari mengenali potensi, mengembangkan kompetensi, membangun sikap kerja, hingga meningkatkan tanggung jawab dalam menjalankan peran. Peserta ikuti pembelajaran dengan menyimak materi, berdiskusi, dan menyampaikan pemahaman selama perkuliahan.

Pembelajaran tersebut memberi kesempatan kepada petugas dan Warga Binaan untuk memperluas pengetahuan dalam lingkungan akademik. Bagi Warga Binaan, kesempatan menempuh pendidikan tinggi bagian dari pembinaan yang membuka ruang untuk tingkatkan wawasan, kemampuan, dan kesiapan menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Salah satu petugas peserta perkuliahan, Nor Hakim, menyampaikan bahwa materi Manajemen SDM memberikan wawasan yang relevan dengan pengembangan diri dan pelaksanaan tugas.

“Perkuliahan ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana mengelola sumber daya manusia dengan baik. Materinya juga relevan untuk kami terapkan dalam pelaksanaan tugas, terutama dalam membangun komunikasi, tanggung jawab, dan kerja sama yang lebih baik,” ujar Hakim.

Titien Agustina menjelaskan bahwa pembelajaran Manajemen SDM tidak hanya membahas pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi, tetapi juga mendorong peserta mengenali potensi dan mengembangkan kompetensi diri.

“Pembelajaran Manajemen SDM mengajarkan bagaimana mengenali potensi, mengembangkan kompetensi, serta membangun sikap dan tanggung jawab dalam menjalankan peran. Hal tersebut penting agar setiap individu dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif di lingkungan masing-masing,” jelas Titien.

Kesempatan mengikuti pendidikan tinggi juga memberikan pengalaman baru bagi Warga Binaan. Salah satu peserta AH mengungkapkan bahwa perkuliahan tersebut membuka kesempatan baginya untuk terus belajar dan memperluas wawasan.

“Saya mendapat banyak hal baru dari perkuliahan ini. Pendidikan memberi saya kesempatan untuk terus belajar dan memahami hal-hal yang sebelumnya belum saya ketahui. Materi yang dipelajari juga membantu saya melihat pentingnya mengembangkan kemampuan dan menjalankan tanggung jawab dengan baik,” ungkap AH.

Program pendidikan S2 tersebut hadirkan ruang belajar bagi petugas dan Warga Binaan untuk kembangkan pengetahuan melalui proses akademik. Bagi Warga Binaan, pendidikan juga bagian dari proses pembinaan yang mendukung kesiapan mereka membangun kehidupan yang lebih produktif setelah kembali ke tengah masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan

 

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0